TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK PEMILIK HEWAN KESAYANGAN TERHADAP GANGGUAN PENCERNAAN DI RUMAH SAKIT HEWAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN = KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND PRACTICES OF PET OWNERS TOWARDS DIGESTIVE DISORDERS AT THE HASANUDDIN UNIVERSITY VETERINARY TEACHING HOSPITAL


AURALIA, NURUL HUSNAH (2024) TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK PEMILIK HEWAN KESAYANGAN TERHADAP GANGGUAN PENCERNAAN DI RUMAH SAKIT HEWAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN = KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND PRACTICES OF PET OWNERS TOWARDS DIGESTIVE DISORDERS AT THE HASANUDDIN UNIVERSITY VETERINARY TEACHING HOSPITAL. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C031211084-7pzaDSUtLZKjP9vh-20250516104112.jpg

Download (485kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C031211084-1-2.pdf

Download (280kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C031211084-dp.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C031211084-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 February 2026.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Gangguan pencernaan adalah kondisi kesehatan yang umum terjadi pada hewan peliharaan dan dapat mengganggu kesejahteraan mereka. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik pemilik hewan terhadap gangguan pencernaan pada hewan peliharaan, serta kesediaan mereka untuk membayar (willingness to pay, WTP) layanan kesehatan hewan di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Hasanuddin. Metode. Survei dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang mengukur enam aspek utama, yaitu gejala gangguan pencernaan, interpretasi indikator visual, penyebab infeksi lingkungan, upaya pencegahan, dan pentingnya pemeriksaan lanjutan. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial, dengan uji spearman digunakan untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pemilik hewan memiliki pengetahuan yang baik mengenai gejala umum, seperti diare, muntah, dan perut kembung (nilai mean 0,95), meskipun terdapat kekurangan pemahaman dalam aspek tertentu, seperti interpretasi warna kotoran (mean 0,68). Sikap pemilik hewan terhadap penanganan gangguan pencernaan cenderung positif (mean 3,78), namun praktik yang dilakukan menunjukkan variasi; sebagian besar pemilik hewan cenderung menunda tindakan medis ketika gejala muncul (mean 2,54), sementara praktik lain, seperti penggunaan makanan yang direkomendasikan, pemberian obat sesuai petunjuk, dan penyimpanan pakan secara higienis, memperoleh nilai mean yang beragam (2,65; 3,62; dan 3,65, masing-masing). Analisis WTP mengungkapkan bahwa pemilik hewan bersedia mengalokasikan biaya untuk berbagai layanan kesehatan dengan nilai mean berkisar antara 1,32 hingga 2,08 pada skala 1–3. Kesimpulan. Pemilik hewan memiliki pengetahuan yang baik mengenai gejala gangguan pencernaan, meskipun masih terdapat kekurangan, terutama dalam memahami interpretasi warna kotoran. Sikap mereka terhadap penanganan gangguan pencernaan cukup positif, praktik yang diterapkan cenderung menunda tindakan medis saat gejala muncul. Selain itu, pemilik hewan menunjukkan kesediaan membayar layanan kesehatan dengan tingkat moderat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Gangguan pencernaan, pengetahuan, sikap, praktik, willingness to pay, kesehatan hewan.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Nov 2025 00:48
Last Modified: 04 Nov 2025 00:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50442

Actions (login required)

View Item
View Item