PENGARUH TERAPI MENULIS EKSPRESIF TERHADAP REGULASI EMOSI PADA LAKI-LAKI DEWASA DI MAKASSAR = THE EFFECT OF EXPRESSIVE WRITING THERAPY ON EMOTION REGULATION IN ADULT MALES IN MAKASSAR


ARTIKA, SAHDAH SHAFARIANI (2025) PENGARUH TERAPI MENULIS EKSPRESIF TERHADAP REGULASI EMOSI PADA LAKI-LAKI DEWASA DI MAKASSAR = THE EFFECT OF EXPRESSIVE WRITING THERAPY ON EMOTION REGULATION IN ADULT MALES IN MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C021211010-SFHIg4ltWPEsy5ji-20250509133907.jpg

Download (313kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C021211010-1-2.pdf

Download (445kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C021211010-dp.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of Fulltex] Text (Fulltex)
C021211010-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (11MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Emosi berguna untuk merasakan dan memaknai peristiwa yang dialami individu. Pemaknaan tersebut sangat menentukan kecenderungan perilaku. Individu tidak bisa memilih emosi yang akan muncul pada peristiwa yang dialaminya, melainkan menemukan cara untuk menghadapi emosi tersebut dengan tepat, yang dinamakan dengan regulasi emosi. Regulasi emosi yang baik sangat penting dimiliki karena memengaruhi hubungan interpersonal dan intrapersonal individu. Secara universal, terdapat beberapa stigma yang memengaruhi regulasi emosi individu, terkhusus pada laki-laki yang menganggap bahwa emosi negatif adalah hal yang tabu dan lemah. Pada beberapa penelitian, laki-laki cenderung menggunakan suppression sebagai strategi regulasi emosi yang cenderung memunculkan perilaku buruk. Regulasi emosi pada laki-laki dewasa seyogyanya berada pada tingkat baik. Namun, kenyataannya banyak laki-laki dewasa yang memiliki regulasi emosi yang rendah, mengakibatkan perilaku negatif. Intervensi psikologi yang tepat dapat meningkatkan regulasi emosi. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa terapi menulis ekspresif berpengaruh secara signifikan terhadap regulasi emosi pada berbagai populasi, namun belum banyak yang menerapkannya pada populasi laki-laki dewasa. Tujuan. Menguji pengaruh pemberian terapi menulis ekspresif terhadap regulasi emosi pada laki-laki dewasa di Makassar. Metode. Pendekatan kuantitaif, desain eksperimen within group design. Hasil. Terdapat pengaruh yang signifikan antara pretest dan posttest (t(42)=2.07, p<0.05). Tidak terdapat pengaruh signifikan pada aspek cognitive appraisal (t(42)=0.39, p>0.05), namun terdapat pengaruh signifikan pada aspek expressive suppression (t(42)=2.45, p<0.05). Kesimpulan. Penurunan skor expressive suppression menandakan bahwa adanya penurunan regulasi emosi yang nonadaptif. Terapi menulis ekspresif dapat menjadi salah satu bentuk intervensi psikologis yang diterapkan dalam dunia konseling untuk membantu laki-laki dewasa dalam meregulasi emosi, khususnya emosi yang ditekan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: laki-laki dewasa; cognitive appraisal; expressive suppression
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 03 Nov 2025 06:22
Last Modified: 03 Nov 2025 06:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50424

Actions (login required)

View Item
View Item