BAHAR, ETIKA WAHYUNI (2025) Pengaruh Inclusive Leadership Terhadap Tingkat Kepuasan Kerja Pada Pekerja Disabilitas Kota Makassar = The Influence of Inclusive Leadership on the Job Satisfaction of Employees with Disabilities in Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021211103-8D5dwJHFVUWk6Enu-20250514224753.jpg
Download (260kB) | Preview
C021211103-1-2.pdf
Download (153kB)
C021211103-dp.pdf
Download (120kB)
C021211103-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 April 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Keberagaman dan inklusi di tempat kerja berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang adil serta mendukung pengembangan karyawan. Inclusive leadership merupakan pendekatan kepemimpinan yang menekankan keterbukaan, aksesibilitas, dan ketersediaan pemimpin dalam menghargai kontribusi setiap individu. Kepemimpinan inklusif berpotensi meningkatkan kepuasan kerja, terutama bagi pekerja disabilitas, melalui mekanisme dukungan sosial. Namun, pekerja disabilitas sering menghadapi tantangan seperti aksesibilitas terbatas, diskriminasi, dan kurangnya dukungan organisasi, yang dapat memengaruhi kepuasan kerja mereka. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh inclusive leadership terhadap tingkat kepuasan kerja pekerja disabilitas di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan dari 62 pekerja disabilitas yang bekerja di sektor formal di Kota Makassar dengan teknik purposive sampling. Pengukuran variabel dilakukan menggunakan skala inclusive leadership dan skala kepuasan kerja yang telah diadaptasi. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS 26. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inclusive leadership tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja pekerja disabilitas (B = -0,288, p = 0,143). Selain itu, variabel kontrol seperti jenis kelamin, usia, lama bekerja, dan status promosi jabatan juga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja. Kesimpulan. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan inklusif tidak selalu berdampak pada kepuasan kerja pekerja disabilitas. Meskipun menekankan keterbukaan, aksesibilitas, dan ketersediaan, dukungan pemimpin mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pekerja disabilitas. Oleh karena itu, penerapan kepemimpinan inklusif perlu diimbangi dengan pendekatan yang lebih komprehensif terhadap kondisi dan kebutuhan pekerja disabilitas di tempat kerja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kepemimpinan inklusif; kepuasan kerja; pekerja disabilitas |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 03 Nov 2025 06:14 |
| Last Modified: | 03 Nov 2025 06:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50423 |
