Potensi Ekoenzim Limbah Sayur dan Limbah Buah Sebagai Antibakteri = Potential of Ecoenzymes from Vegetable and Fruit Waste as Antibacterials


AYU, SASKIA (2025) Potensi Ekoenzim Limbah Sayur dan Limbah Buah Sebagai Antibakteri = Potential of Ecoenzymes from Vegetable and Fruit Waste as Antibacterials. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H041211024-Cover.jpg

Download (304kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H041211024-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (372kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H041211024-dp(FILEminimizer).pdf

Download (301kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H041211024-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 27 May 2027.

Download (879kB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Ekoenzim merupakan produk hasil fermentasi dari limbah organik seperti kulit buah dan sayur dengan penambahan gula dan air dalam kondisi anaerob. Selain dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, ekoenzim juga mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekoenzim berbahan limbah sayur dan buah terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli serta mengetahui efektivitas ekoenzim terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Metode. Penelitian ini terdiri atas 2 uji, meliputi uji fitokimia untuk mendeteksi kandungan senyawa bioaktif serta uji antibakteri metode difusi cakram. Sampel yang digunakan merupakan hasil fermentasi yang dilakukan selama satu bulan dengan penambahan dua jenis gula yaitu, gula aren dan gula pasir. Hasil. Hasil uji fitokimia menunjukkan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin pada sebagian besar sampel. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa seluruh sampel memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan kategori sedang hingga kuat. Ekoenzim ekoenzim wortel dan gula aren menunjukkan aktivitas antibakteri tertinggi terhadap Staphylococcus aureus, sedangkan ekoenzim pisang dan gula aren paling efektif terhadap Escherichia coli. Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekoenzim dari limbah sayur dan buah memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami.

Keyword : ekoenzim; limbah organik; antibakteri; Staphylococcus aureus; Escherichia coli.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ecoenzyme; organic waste; antibacterial; Staphylococcus aureus; Escherichia coli.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 03 Nov 2025 05:52
Last Modified: 03 Nov 2025 05:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50417

Actions (login required)

View Item
View Item