LIMER, CATHARINE REGINA (2025) Pengaruh Self-Compassion Terhadap Psychological Well-Being Pada Remaja Korban Bullying Di Kota Makassar = The Effect Of Self-Compassion On Psychological Well-Being In Adolescents Who Have Experienced Bullying In Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021211073-HvUd6TY4Fybq90jE-20250508104329.jpg
Download (751kB) | Preview
C021211073-1-2.pdf
Download (235kB)
C021211073-dp.pdf
Download (168kB)
C021211073-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 April 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Remaja korban bullying sering mengalami dampak psikologis secara negatif, salah satunya penurunan pada kondisi psychological well-being. Salah satu faktor yang dapat membantu dalam mengatasi dampak tersebut adalah self-compassion yang merupakan sikap penerimaan terhadap diri sendiri dengan penuh kasih sayang dalam menghadapi kondisi penderitaan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh self-compassion terhadap psychological well-being pada remaja korban bullying di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan terdiri dari 122 remaja di Kota Makassar yang pernah mengalami bullying. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Korban Bullying, Skala Welas Diri (SWD), dan Psychological Well-Being Scale. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana untuk melihat pengaruh self-compassion terhadap psychological well-being. Hasil. Penelitian ini menemukan bahwa self-compassion memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being pada remaja korban bullying di Kota Makassar (p < 0,05). Analisis regresi menunjukkan bahwa self-compassion berkontribusi sebesar 14,5% terhadap peningkatan psychological well-being, sementara 85,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 63,189 + 0,237X yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi self-compassion, semakin baik psychological well-being yang dialami remaja korban bullying. Kesimpulan. Self-compassion berperan dalam meningkatkan psychological well-being remaja korban bullying. Dengan self-compassion, remaja lebih mampu menerima diri sendiri dan mengelola tekanan emosional. Penting bagi remaja untuk mengembangkan self-compassion agar mampu menghadapi kondisi sulit dalam hidup sehingga mengurangi dampak negatif bullying pada kondisi psychological well-being. Dibutuhkan juga pendekatan berbasis self-compassion sebagai strategi efektif untuk membantu remaja korban bullying meningkatkan psychological well-being.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | self-compassion; psychological well-being; remaja korban bullying |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 03 Nov 2025 01:33 |
| Last Modified: | 03 Nov 2025 01:33 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50385 |
