PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KELOR JAHE TERHADAP TEKANAN DARAH DAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAJOE = THE EFFECT OF MORINGA GINGER DRINK ON BLOOD PRESSURE AND COGNITIVE FUNCTION IN HYPERTENSIVE ELDERLY IN THE WORKING AREA OF BAJOE COMMUNITY HEALTH CENTER


SUDARMIN, SUDARMIN (2025) PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KELOR JAHE TERHADAP TEKANAN DARAH DAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAJOE = THE EFFECT OF MORINGA GINGER DRINK ON BLOOD PRESSURE AND COGNITIVE FUNCTION IN HYPERTENSIVE ELDERLY IN THE WORKING AREA OF BAJOE COMMUNITY HEALTH CENTER. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K042231015-Cover.jpg

Download (394kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K042231015-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (345kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K042231015-dp(FILEminimizer).pdf

Download (153kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K042231015-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 11 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Sudarmin. PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KELOR JAHE TERHADAP TEKANAN DARAH DAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAJOE. (dibimbing oleh Anna Khuzaimah dan Nurhaedar Jafar). Latar Belakang, Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan global yang meningkatkan resiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, demensia dan penurunan fungsi kognitif. Kepatuhan minum obat antihipertensi yang rendah dapat meningkatkan resiko komplikasi. Minuman kelor jahe merupakan salah satu alternatif pengobatan hipertensi secara alami. Tujuan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik lansia hipertensi, besarnya penurunan tekanan darah dan peningkatan fungsi kognitif setelah intervensi dengan minuman kelor jahe. Metode, Desain penelitian adalah quasi experimental dengan rancangan two-group pre-posttest. Sampelnya adalah lansia berusia 55-74 tahun dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau diastolik ≥90 mmHg. Sampel dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) menerima minuman kelor jahe (5 gram/sachet, 2x/hari) selama 30 hari dan kelompok kontrol (n=30) tidak menerima minuman kelor jahe. Tekanan darah diukur sebanyak 4x menggunakan tensimeter digital, dan fungsi kognitif diukur sebanyak 2x menggunakan kuesioner MMSE. Hasil, Karakteristik lansia sebagian besar memiliki pola konsumsi tinggi natrium (66,1%) dan status gemuk/obesitas (54,2%).Tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi menurun (172,0±19,7 menjadi 151,4±15,3, p=0,00) dan kelompok kontrol menurun (174,0±18,8 menjadi 170,0±18,5, p=0,03), perbedaan penurunan lebih besar pada kelompok intervensi (20,6±13,7 vs 4,0±9,7). Tekanan darah diastolik pada kelompok intervensi menurun (95,0±11,3 menjadi 84,7±5,6, p=0,000) dan kelompok kontrol menurun (94,0±9,0 menjadi 88,3±3,8, p=0,003), perbedaan penurunan lebih besar pada kelompok intervensi (10,3±10,6 vs 5,7±8,4). Skor fungsi kognitif pada kelompok intervensi meningkat (18,0±2,1 menjadi 19,3±2,7, p=0,000) dan kelompok kontrol meningkat (17,9±2,0 menjadi 18,8±2,2, p=0,000), perbedaan peningkatan lebih besar pada kelompok intervensi (1,3±1,3 vs 0,9±1,0). Kesimpulan, Pemberian minuman kelor jahe berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan fungsi kognitif pada lansia hipertensi.

Keyword : Lansia, Minuman Kelor Jahe, Hipertensi, Kognitif.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Elderly, Moringa ginger drink, Hypertension.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 30 Oct 2025 02:21
Last Modified: 30 Oct 2025 02:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50354

Actions (login required)

View Item
View Item