ADIL, ALFIRA SAFITRI (2025) Pengaruh Postur Kerja dan Indeks Massa Tubuh terhadap Produktivitas Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders sebagai Variabel Intervening pada Operator di Terminal Petikemas New Makassar = The Effect of Work Posture and Body Mass Index on Work Productivity with Musculoskeletal Disorders Complaints as an Intervening Variable in Operators at Terminal Petikemas New Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K032231023-Cover.png
Download (543kB) | Preview
K032231023-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (947kB)
K032231023-dp(FILEminimizer).pdf
Download (357kB)
K032231023-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 May 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Produktivitas kerja adalah perbandingan antara hasil yang dicapai dengan sumber daya yang digunakan. Tenaga kerja sebagai sumber daya manusia merupakan aset penting yang harus dijaga. Faktor yang secara langsung mempengaruhi efektivitas kerja dan efisiensi produksi adalah aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Salah satu penyakit akibat kerja yang memiliki dampak signifikan terhadap produktivitas kerja adalah Musculoskeletal Disorders (MSDs). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung antara postur kerja dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap produktivitas kerja dengan keluhan MSDs sebagai variabel intervening pada operator. Metode. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik menggunakan desain cross sectional study yang dilakukan pada bulan Januari - Februari 2025. Total sampel dalam penelitian ini ialah sebanyak 170 operator yang terdiri dari operator RTG, QCC, RS, dan HT. Analisis data menggunakan SPSS untuk menganalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh langsung antara postur kerja dan IMT terhadap produktivitas kerja (p = 0,830 dan 0,775), ada pengaruh langsung postur kerja dan IMT terhadap keluhan MSDs (p = 0,000), ada pengaruh langsung keluhan MSDs terhadap produktivitas kerja (p = 0,009), ada pengaruh tidak langsung postur kerja dan IMT terhadap produktivitas kerja dengan keluhan MSDs sebagai variabel intervening (p = 0,009 dan 0,042). Kesimpulan. Terdapat pengaruh tidak langsung postur kerja dan IMT terhadap produktivitas kerja dengan keluhan MSDs sebagai variabel intervening. Rekomendasi untuk perusahaan adalah melakukan pelatihan ergonomi bagi operator untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya postur kerja yang baik dan operator secara rutin melakukan latihan peregangan di sela-sela waktu kerja, melakukan pengecekan IMT secara berkala dan teratur, menerapkan pola makan yang teratur dengan mengontrol emosi makan dan mengonsumsi makanan yang bergizi, serta melakukan evaluasi ergonomi yang berkesinambungan dan lebih akurat dari pihak-pihak tertentu.
Kata Kunci: Postur Kerja; Indeks Massa Tubuh; Produktivitas Kerja; Keluhan MSDs; Operator.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Work posture, Body mass index, Work Productivity Msds complaints, Operators. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 02:19 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 02:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50352 |
