SALLANG, RASI (2024) PROPORSI DAN HUBUNGAN KARAKTERISTIK KLINIS PASIEN KANKER PARU DENGAN TUBERKULOSIS LATEN = PROPORTION AND RELATIONSHIP OF CLINICAL CHARACTERISTICS OF LUNG CANCER PATIENTS WITH LATENT TUBERCULOSIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
C185202002----------.jpg
Download (339kB) | Preview
C185202002-1-2.pdf
Download (465kB)
C185202002-dp.pdf
Download (35kB)
C185202002-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 January 2026.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Latar Belakang: Infeksi Tuberkulosis laten (LTBI) sering terjadi pada pasien kanker paru akibat penekanan kekebalan tubuh baik dari kanker itu sendiri maupun terapi dari kanker, yang dapat mengaktivasi Mycobacterium tuberculosis. Gangguan respons imun berkontribusi pada pembentukan granuloma di mana bakteri tetap inaktif. Diagnosis LTBI biasanya dilakukan dengan tes kulit tuberkulin (TST) atau interferon-gamma release assay (IGRA), meskipun keduanya memiliki keterbatasan pada pasien dengan gangguan kekebalan. Faktor risiko utama meliputi usia lanjut, merokok, indeks massa tubuh (BMI) rendah, dan penyakit penyerta seperti diabetes serta PPOK. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik klinis dan prevalensi LTBI pada pasien kanker paru. Metode: Penelitian potong lintang melibatkan 75 pasien kanker paru, terdiri dari 35 pasien dengan LTBI dan 40 tanpa LTBI. Diagnosis LTBI dilakukan menggunakan TST. Data awal, termasuk usia, BMI, jumlah limfosit, status merokok, stadium kanker, dan variabel lainnya dianalisis menggunakan uji Chi-square, Fisher's exact, dan Mann-Whitney U untuk data yang tidak berdistribusi normal. Analisis statistik dilakukan menggunakan IBM SPSS 24 (IL, USA) dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: BMI rendah (<18,5) dan kanker paru lobus atas secara signifikan terkait dengan LTBI (p=0,01; p=0,02). Pasien dengan LTBI memiliki jumlah limfosit rata-rata lebih rendah (1990/μL) dibandingkan pasien tanpa LTBI (2790/μL), menunjukkan potensi hubungan antara jumlah limfosit rendah dan LTBI pada kanker paru. Kesimpulan: BMI di bawah 18,5, kanker paru lobus atas, dan jumlah limfosit rendah secara signifikan berhubungan dengan LTBI. Variabel lain, seperti jenis kelamin, usia, status merokok, komorbiditas, dan stadium kanker, tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan LTBI pada pasien kanker paru. Kata Kunci: Kanker Paru, Tuberkulosis Laten, Indeks Massa Tubuh, Jumlah Limfosit
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kanker Paru, Tuberkulosis Laten, Indeks Massa Tubuh, Jumlah Limfosit |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS - Pulmonologi |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 02:05 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 02:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50351 |
