LAMBA, YESTIANA (2025) Analisis Paparan Debu Tepung Terhadap Kapasitas Paru Pada Karyawan PT. Bungasari Flour Mills Indonesia-Makassar Factory = Analysis Of Flour Dust Exposure To Lung Capacity Employees Of PT. Bungasari Flour Mills Indonesia-Makassar Factory. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K032231013-Cover.jpg
Download (284kB) | Preview
K032231013-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (392kB)
K032231013-dp(FILEminimizer).pdf
Download (176kB)
K032231013-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 May 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK YESTIANA LAMBA. Analisis Paparan Debu Tepung Terhadap Kapasitas Paru Pada Karyawan PT. Bungasari Flour Mills Indonesia – Makassar Factory (dibimbing oleh Syamsiar S. Russeng dan Yahya Thamrin). Latar belakang. Kapasitas paru yang optimal sangat penting untuk kesehatan dan produktivitas pekerja. Lingkungan kerja yang berdebu dapat meningkatkan risiko menghirup partikel yang berdampak pada kesehatan pekerja. Pekerja di pabrik tepung beresiko mengalami gangguan pernapasan akibat paparan debu tepung di lingkungan kerja. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paparan debu tepung terhadap kapasitas paru pada pekerja pabrik tepung. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan menggunakan desain cross sectional, yang dilakukan pada bulan Oktober - Desember 2024. Sampel penelitian sebanyak 96 responden yang terdiri dari pekerja di bagian produksi dan non produksi. Data dikumpulkan melalui pengukuran dan kuesioner, kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80,2% pekerja memiliki kapasitas paru yang tidak normal. Paparan debu tepung (p=0,001), riwayat penyakit paru (p=0,006), unit kerja (p=0,003), kebiasaan merokok (p=0,004), dan penggunaan alat pelindung diri (p=0,000) secara signifikan berhubungan dengan kapasitas paru (p<0,05). Variabel umur (p = 0,865) dan masa kerja (p = 0,486), tidak berhubungan secara signifikan dengan kapasitas paru (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa di antara semua variabel yang diteliti, penggunaan alat pelindung diri (APD) dan paparan debu tepung memiliki pengaruh paling besar terhadap kapasitas paru. Kesimpulan. Penggunaan alat pelindung diri (APD) dan paparan debu tepung merupakan variabel yang paling berpengaruh secara signifikan terhadap kapasitas paru. Oleh karena itu, kami merekomendasikan perlunya penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja seperti penyediaan sistem ventilasi yang memadai, penyediaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, dan penilaian kapasitas paru pekerja secara berkala.
Keyword : Paparan Debu Tepung, Kapasitas Paru, Pekerja Pabrik Tepung.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Flour dust exposure, Lung capacity, Flour mill workers. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 02:03 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 02:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50350 |
