Hubungan Hipertensi Pulmonal Dengan Hasil Pemeriksaan Spirometri dan Uji Jalan 6 Menit Pada Pasien Pasca Tuberkulosis Paru = The Relationship Between Pulmonary Hypertension With Spirometry Results And 6-Minute Walk Test in Post-Pulmonary Tuberculosis Patients


ALLORERUNG, WINDA MELLYSA (2024) Hubungan Hipertensi Pulmonal Dengan Hasil Pemeriksaan Spirometri dan Uji Jalan 6 Menit Pada Pasien Pasca Tuberkulosis Paru = The Relationship Between Pulmonary Hypertension With Spirometry Results And 6-Minute Walk Test in Post-Pulmonary Tuberculosis Patients. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
C185202001----------.png

Download (116kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C185202001-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
C185202001-dp.pdf

Download (73kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
C185202001-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 January 2026.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Hipertensi pulmonal (HP) pasca tuberkulosis (TB) paru merupakan komplikasi serius yang sering terabaikan, namun berkontribusi signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas. Studi ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara parameter fungsional paru (Uji Jalan 6 Menit dan spirometri) dengan kemungkinan HP pada pasien pasca TB, serta mengeksplorasi potensinya sebagai alat skrining non-invasif. Metode: Penelitian case-control prospektif ini melibatkan pasien pasca TB paru di dua rumah sakit tersier di Indonesia dari April hingga Juni 2024. Subyek menjalani pemeriksaan ekokardiografi, spirometri, dan Uji Jalan 6 Menit. Analisis statistik meliputi uji komparatif, korelasi, dan regresi logistik untuk mengidentifikasi prediktor potensial HP. Hasil: Dari 62 subyek (rerata usia 49,64 tahun; 61,3% laki-laki), 33 (53,2%) diklasifikasikan sebagai kemungkinan HP. Kelompok HP menunjukkan penurunan signifikan pada parameter spirometri (VEP1 dan KVP; p<0,05) dan jarak tempuh Uji Jalan 6 Menit (p=0,001). Analisis pola restriksi spirometri mengungkapkan prevalensi tinggi restriksi sedang-berat pada kelompok HP (57,5% vs 24,1% pada non-HP). Korelasi positif yang kuat ditemukan antara parameter spirometri dan Uji Jalan 6 Menit pada kedua kelompok, mengindikasikan interaksi kompleks antara fungsi paru dan kapasitas fungsional. Kesimpulan: Studi ini mengungkapkan prevalensi tinggi HP pada pasien pasca TB dan menyoroti potensi penggunaan spirometri dan Uji Jalan 6 Menit sebagai alat skrining non-invasif. Temuan ini menekankan pentingnya surveilans aktif dan manajemen komprehensif pasien pasca TB untuk mencegah komplikasi kardiopulmoner jangka panjang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Hipertensi pulmonal, pasca TB, spirometri, Uji Jalan 6 Menit
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Pulmonologi
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 30 Oct 2025 01:15
Last Modified: 30 Oct 2025 01:15
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50346

Actions (login required)

View Item
View Item