PERBANDINGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP REMAJA USIA 14 - 16 TAHUN DI KOTA MAKASSAR DAN KABUPATEN PINRANG = COMPARISON OF SLEEP QUALITY FOR ADOLESCENTS AGED 14-16 YEARS IN MAKASSAR CITY AND PINRANG REGENCY


MANSJUR, ALDIAN KURNIA (2025) PERBANDINGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP REMAJA USIA 14 - 16 TAHUN DI KOTA MAKASSAR DAN KABUPATEN PINRANG = COMPARISON OF SLEEP QUALITY FOR ADOLESCENTS AGED 14-16 YEARS IN MAKASSAR CITY AND PINRANG REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
C011211209-0Qlif1k35HqU7yKJ-20250422154238.png

Download (618kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C011211209-1-2.pdf

Download (640kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C011211209-dp.pdf

Download (120kB)
[thumbnail of Fultext] Text (Fultext)
C011211209-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 April 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang : Tidur memiliki peran krusial dalam perkembangan remaja, tidak hanya untuk pertumbuhan fisik tetapi juga dalam aspek emosional, perilaku, kognitif, dan akademik. Kualitas tidur yang baik ditandai dengan rasa puas dan segar setelah tidur, sedangkan gangguan tidur dapat berdampak negatif baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, seperti penurunan konsentrasi, produktivitas, serta peningkatan risiko penyakit kronis. Beragam faktor mempengaruhi kualitas tidur pelajar, antara lain aktivitas fisik, stres akademik, lingkungan tidur, screen time, dan konsumsi kafein. Remaja di perkotaan cenderung mengalami kualitas tidur yang lebih buruk karena gaya hidup yang pasif, tekanan akademik, paparan layar berlebih, serta tuntutan sosial ekonomi yang tinggi. Melihat kompleksitas faktor tersebut dan belum adanya penelitian serupa pada remaja di Kota Makassar dan Kabupaten Pinrang, peneliti merasa perlu untuk melakukan studi perbandingan kualitas tidur di kedua wilayah tersebut. Tujuan : Untuk mengetahui perbandingan kualitas tidur remaja usia 14-16 tahun di Kota Makassar dan Kabupaten Pinrang Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional di mana variable yang diteliti diambil datanya pada waktu bersamaan. Hasil : Sebanyak 41,1% remaja berusia 14-16 tahun dari Kota Makassar dan Kabupaten Pinrang memiliki kualitas tidur buruk sedangkan 58,9% memiliki kualitas tidur baik selama satu bulan terakhir. Secara persentase, remaja perempuan di Kota Makassar memiliki kualitas tidur yang paling buruk, diikuti dengan remaja laki-laki Makassar dan remaja laki-laki Pinrang. Kelompok yang memiliki kualitas tidur paling baik adalah remaja perempuan Pinrang. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kualitas tidur remaja usia 14–16 tahun antara Kota Makassar dan Kabupaten Pinrang, di mana remaja dari Kota Makassar cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih buruk dibandingkan remaja dari Kabupaten Pinrang. Hal ini berkaitan erat dengan perbedaan karakteristik lingkungan antara daerah perkotaan dan pedesaan, seperti tingkat kebisingan, suhu, pencahayaan, serta intensitas aktivitas fisik. Lingkungan perkotaan yang cenderung lebih ramai dan penuh tekanan berkontribusi terhadap buruknya kualitas tidur remaja, sementara lingkungan pedesaan yang lebih tenang dan mendukung aktivitas fisik justru memberikan dampak positif terhadap kualitas tidur. Temuan ini diperkuat oleh berbagai penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa faktor lingkungan memiliki hubungan yang erat terhadap kualitas tidur seseorang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Kualitas tidur, perbandingan, remaja
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 30 Oct 2025 01:39
Last Modified: 30 Oct 2025 01:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50333

Actions (login required)

View Item
View Item