S., NAURA DIVA AS.SAHRA (2025) Gambaran Konsumsi Lemak Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Sarcopenia Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Kota Makassar = Overview of Fat Consumption and Physical Activity on the Incidence of Sarcopenia Among the Elderly in the Working Area of Panambungan Health Center, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021211082-Cover.png
Download (314kB) | Preview
K021211082-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (360kB)
K021211082-dp(FILEminimizer).pdf
Download (239kB)
K021211082-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 29 October 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Kelebihan lemak tubuh dan rendahnya aktivitas fisik dapat menyebabkan penurunan massa dan kekuatan otot pada lansia. Peningkatan jumlah lansia secara global menimbulkan tantangan kesehatan, salah satunya sarcopenia. Tujuan: Mengetahui gambaran asupan lemak dan aktivitas fisik pada lansia dengan sarcopenia. Metode: Penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 180 sampel yang berusia 60-79 tahun di wilayah kerja Puskesmas Panambungan. Massa otot diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), asupan lemak dinilai dengan kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), dan aktivitas fisik menggunakan kuesioner PASE. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan SPSS. Hasil: Rata-rata asupan lemak lansia adalah 52 gram per hari, dengan asupan terendah sebesar 17 gram dan tertinggi 108 gram per hari. Sebanyak 14 lansia (7,8%) memiliki tingkat aktivitas fisik yang sangat rendah, sedangkan 56 lansia (31,1%) masih memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi. Terdapat 16 lansia (8,9%) yang mengalami sarcopenia, terdiri dari 10 orang (10,6%) dengan asupan lemak tinggi dan 6 orang (7,0%) dengan asupan lemak rendah. Sebagian besar penderita sarcopenia memiliki tingkat aktivitas fisik yang sangat rendah, yaitu sebanyak 12 orang (85,7%). Kesimpulan: Lansia dengan asupan lemak tinggi dan aktivitas fisik sangat rendah berisiko mengalami sarcopenia. Akibat penurunan massa dan kekuatan otot, yang diperburuk oleh proses penuaan serta efek katabolik adipositokin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Elderly, Fat Intake, Physical Activity, Sarcopenia. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 00:38 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 00:38 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50322 |
