HENDRIK, ASELA GENOVEVA PUTRI (2025) Hubungan Hipertensi dan Asupan Serat Sayur serta Buah terhadap Penurunan Fungsi Kognitif pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Kota Makassar = The Association of Hypertension and Dietary Fiber Intake from Vegetables and Fruits with Cognitive Decline Among the Elderly in the Working Area of Panambungan Health Center Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021211080-Cover.png
Download (68kB) | Preview
K021211080-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (305kB)
K021211080-dp(FILEminimizer).pdf
Download (184kB)
K021211080-fullllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 2 July 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Fungsi kognitif merupakan kemampuan individu dalam mengenal benda atau situasi berdasarkan pengalaman. Fungsi kognitif meliputi memori, konsentrasi, kemampuan berbahasa, dan kalkulasi. Lansia dapat mengalami penurunan fungsi kognitif yang berdampak terhadap keterbatasan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Berdasarkan data Kemenkes 2023 prevalensi gangguan kognitif pada lansia seperti demensia dan alzheimer mencapai 27,9%. Penurunan fungsi kognitif pada lansia dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti hipertensi dan kurangnya asupan serat. Tujuan. Untuk mengetahui adanya hubungan hipertensi dan asupan serat sayur serta buah terhadap terjadinya penurunan kognitif pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Panambungan Kota Makassar. Metode. Kuantitatif observasional jenis analitik, dengan desain pendekatan Cross Sectional dengan jumlah sampel 179. Pengambilan data dilakukan melalui pengukuran tekanan darah dengan tensimeter digital, pengukuran asupan serat menggunakan SQ-FFQ dan pengukuran fungsi kognitif menggunakan MMSE. Data dianalisis menggunakan software SPSS secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil. Analisis univariat terdapat 52% lansia dengan fungsi kognitif normal, 26,3% lansia dengan gangguan kognitif ringan, dan 21,8% lansia dengan gangguan kognitif berat. Analisis bivariat menunjukkan nilai pada uji Chi-Square variabel hipertensi p = 0,000 yang menandakan bahwa terdapat hubungan antara hipertensi dengan penurunan fungsi kognitif pada lansia dan pada variabel asupan serat sayur dan buah p = 0,047 yang menandakan bahwa terdapat hubungan antara asupan serat sayur dan buah dengan penurunan fungsi kognitif pada lansia. Kesimpulan. Ada hubungan antara hipertesi dan asupan serat sayur serta buah terhadap penurunan fungsi kognitif pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Panambungan Kota Makassar. Saran. Lansia dapat menjaga kesehatan fungsi kognitif dengan memperhatikan tekanan darah dan meningkatkan asupan sumber serat seperti sayur dan buah.
Keyword : Fungsi kognitif, hipertensi, serat, sayur dan buah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cognitive function, hypertension, fiber, vegetable and fruit. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 01:17 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 01:17 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50320 |
