ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT PEMILIHAN DAN PENYIMPANAN GARAM: DAMPAKNYA TERHADAP KETERSEDIAAN DAN MUTU GARAM BERYODIUM DI RUMAH TANGGA KELURAHAN BONTORANNU KECAMATAN BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO = Analytical of Community Behavior Related to the Selection and Storage of Salt: Its Impact on the Availability and Quality of Iodized Salt in Households of Bontorannu Village, Bangkala District, Jeneponto Regency


PRAUMAINA, MUTIARA (2025) ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT PEMILIHAN DAN PENYIMPANAN GARAM: DAMPAKNYA TERHADAP KETERSEDIAAN DAN MUTU GARAM BERYODIUM DI RUMAH TANGGA KELURAHAN BONTORANNU KECAMATAN BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO = Analytical of Community Behavior Related to the Selection and Storage of Salt: Its Impact on the Availability and Quality of Iodized Salt in Households of Bontorannu Village, Bangkala District, Jeneponto Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K021211070-Cover.jpg

Download (293kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K021211070-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (444kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K021211070-dp(FILEminimizer).pdf

Download (136kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K021211070-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 27 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Asupan yodium melalui garam beryodium penting untuk mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). Di Indonesia, distribusi dan konsumsi garam beryodium masih menjadi tantangan. Meskipun pemerintah telah menetapkan program Universal Salt Iodization (USI), implementasinya belum optimal. Penggunaan garam beryodium di rumah tangga masih rendah, termasuk di Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku masyarakat dalam pemilihan dan penyimpanan garam serta dampaknya terhadap ketersediaan dan mutu garam beryodium di rumah tangga di Kelurahan Bontorannu tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi adalah seluruh rumah tangga di Kelurahan Bontorannu, dengan 100 rumah tangga dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, observasi penyimpanan, dan yodina test untuk kadar yodium. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact. Hasil: Mayoritas responden berusia 31–60 tahun (72%), lulusan SMA/SMK (37%), dan ibu rumah tangga (89%). Sebanyak 63% memiliki pengetahuan kurang, 71% bersikap negatif terhadap garam beryodium, 71% menganggap harganya mahal, dan 59% merasa sulit memperolehnya. Hanya 28% rumah tangga memiliki garam beryodium. Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, harga, aksesibilitas, dan perilaku memerhatikan label dengan ketersediaan garam beryodium (p<0,05). Penyimpanan ideal hanya dilakukan 21% rumah tangga. Terdapat hubungan antara praktik penyimpanan dengan mutu garam beryodium (p=0,000). Kesimpulan: Perilaku masyarakat dalam pemilihan dan penyimpanan garam, berpengaruh terhadap ketersediaan dan mutu garam beryodium di rumah tangga. Edukasi dan akses garam beryodium yang mudah dan terjangkau perlu ditingkatkan untuk mencegah GAKY.

Kata Kunci: Garam Beryodium; Penyimpanan Garam; Mutu Garam; Ketersediaan Garam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Lodized Salt; Salt Storage; Salt Quality; Salt Availability.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 30 Oct 2025 00:56
Last Modified: 30 Oct 2025 00:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50305

Actions (login required)

View Item
View Item