Hubungan Status Imunisasi Dasar, Suplementasi Vitamin A, dan Perilaku Merokok Anggota Rumah Tangga dengan Kejadian ISPA Pada Balita Usia 24-35 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Mangasa, Kota Makassar = The Relationship Between Basic Immunization Status, Vitamin A Supplementation, and Household Smoking Behavior with the Incidence of Acute Respiratory Infections (ARI) in Toddlers Aged 24–35 Months in the Working Area of Mangasa Public Health Center, Makassar City


ICHSAN, SABRINA MAHARANI (2025) Hubungan Status Imunisasi Dasar, Suplementasi Vitamin A, dan Perilaku Merokok Anggota Rumah Tangga dengan Kejadian ISPA Pada Balita Usia 24-35 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Mangasa, Kota Makassar = The Relationship Between Basic Immunization Status, Vitamin A Supplementation, and Household Smoking Behavior with the Incidence of Acute Respiratory Infections (ARI) in Toddlers Aged 24–35 Months in the Working Area of Mangasa Public Health Center, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K021211060-Cover.jpg

Download (323kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K021211060-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (259kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K021211060-dp(FILEminimizer).pdf

Download (169kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K021211060-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 28 October 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di negara berkembang, termasuk Indonesia, khususnya pada kelompok usia 24–35 bulan yang rentan karena sistem imun mereka belum berkembang secara optimal. Di wilayah kerja Puskesmas Mangasa, fluktuasi kasus ISPA terus terjadi, namun belum banyak penelitian yang menggali faktor-faktor yang memengaruhinya. Status imunisasi dasar, suplementasi vitamin A, dan perilaku merokok anggota rumah tangga diduga berperan dalam peningkatan kasus ISPA.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status imunisasi dasar, suplementasi vitamin A, dan perilaku merokok anggota rumah tangga dengan kejadian ISPA pada balita usia 24–35 bulan di wilayah kerja Puskesmas Mangasa Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Maret–Mei 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 265 balita usia 24–35 bulan yang dipilih secara proportionate stratified random sampling dari total populasi 788 balita. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil: Dari 265 balita usia 24–35 bulan, sebanyak 70 anak (26,4%) mengalami ISPA. Sebagian besar responden memiliki status imunisasi dasar lengkap (65,7%), namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi dasar dengan kejadian ISPA (p = 0,385). Sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara suplementasi vitamin A dengan kejadian ISPA (p = 0,000); balita yang hanya mendapat suplementasi satu kali dalam setahun memiliki proporsi ISPA lebih tinggi (58,6%) dibandingkan dua kali (22,5%). Perilaku merokok anggota rumah tangga juga berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA (p = 0,000), dengan proporsi ISPA lebih tinggi pada balita yang terpapar asap rokok (36,8%) dibandingkan yang tidak (15,9%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara suplementasi vitamin A dan perilaku merokok anggota rumah tangga dengan kejadian ISPA pada balita usia 24–35 bulan. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara status imunisasi dasar dengan kejadian ISPA. Intervensi yang lebih kuat terhadap perilaku merokok di lingkungan rumah serta optimalisasi implementasi program suplementasi vitamin A diperlukan untuk menurunkan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mangasa.

Keyword : ISPA, Imunisasi Dasar, Vitamin A, Paparan Asap Rokok, Balita Usia 24–35 Bulan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: ARI, Basic Immunization, Vitamin A, Cigarette Smoke Exposure, Toddlers Aged 24–35 Months.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 30 Oct 2025 00:18
Last Modified: 30 Oct 2025 00:18
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50300

Actions (login required)

View Item
View Item