Hubungan Kebiasaan Sarapan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Remaja di SMA Negeri 20 Gowa = The Association Between Breakfast Habits and Physical Activity with Nutritional Status Among Adolescents at SMA Negeri 20 Gowa


AMANI, RIFQAH FATHI (2025) Hubungan Kebiasaan Sarapan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Remaja di SMA Negeri 20 Gowa = The Association Between Breakfast Habits and Physical Activity with Nutritional Status Among Adolescents at SMA Negeri 20 Gowa. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K021211051-Cover.jpg

Download (302kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K021211051-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (518kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K021211051-dp(FILEminimizer).pdf

Download (310kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K021211051-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 25 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Status gizi adalah kondisi tubuh yang mencerminkan terpenuhinya kebutuhan energi dan zat gizi dari asupan makanan. Remaja termasuk kelompok rentan terhadap masalah gizi karena berada dalam masa transisi perkembangan, salah satu faktornya yaitu kebiasaan sarapan yang kurang dan rendahnya aktivitas fisik. Berdasarkan SKI 2023 di Sulawesi Selatan, prevalensi gizi kurang pada remaja usia 16-18 tahun sebesar 9,9%, gizi lebih sebesar 8,8%, dan obesitas sebesar 4,1%. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan sarapan dan aktivitas fisik dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 20 Gowa. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Populasi berjumlah 375 siswa dengan sampel 120 siswa yang diperoleh menggunakan teknik Proportional Random Sampling . Instrumen yang digunakan yaitu microtoise, timbangan berat badan digital, kuesioner sarapan, IPAQ SF, dan food recall. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (52,1%), dan berusia 16 tahun (54,7%). Dari 120 siswa, 24,2% berada dalam kategori malnutrisi, 60,8% kategori sarapan kurang baik, dan 21,7% kategori aktivitas fisik rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan sarapan (p = 0,005) dan aktivitas fisik (p = 0,007) dengan status gizi. Kesimpulan: Siswa yang berstatus gizi malnutrisi cenderung memiliki kebiasaan sarapan kurang baik dan aktivitas fisik rendah. Saran: Remaja sebaiknya menerapkan kebiasaan sarapan dengan asupan yang cukup sesuai anjuran Kemenkes RI, dan rutin melakukan aktivitas fisik sehingga dapat mencegah mengalami masalah gizi.

Keyword : Kebiasaan Sarapan, Aktivitas Fisik, Status Gizi, Remaja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Breakfast Habits, Physical Activity, Nutritional Status, Adolescents.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 29 Oct 2025 07:20
Last Modified: 29 Oct 2025 07:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50288

Actions (login required)

View Item
View Item