ANALISIS PERBANDINGAN PERHITUNGAN OVERBURDEN BATUBARA MENGGUNAKAN DATA SURVEI DAN DATA TRUCK COUNT PT ARKANANTA APTA PRATISTA (Studi Kasus: Site 017C Malinau Project, Desa Tanjung Nanga, Kec. Malinau Selatan, Kab. Malinau, Prov. Kalimantan Utara) = COMPARATIVE ANALYSIS of COAL OVERBURDEN CALCULATION USING SURVEY DATA and TRUCK COUNT DATA PT ARKANANTA APTA PRATISTA (Case Study: Site 017C Malinau Project, Tanjung Nanga Village, South Malinau Sub-district, Malinau District, North Kalimantan Prov. North Kalimantan)


NABABAN, ROSSELYNA ZENYATI (2024) ANALISIS PERBANDINGAN PERHITUNGAN OVERBURDEN BATUBARA MENGGUNAKAN DATA SURVEI DAN DATA TRUCK COUNT PT ARKANANTA APTA PRATISTA (Studi Kasus: Site 017C Malinau Project, Desa Tanjung Nanga, Kec. Malinau Selatan, Kab. Malinau, Prov. Kalimantan Utara) = COMPARATIVE ANALYSIS of COAL OVERBURDEN CALCULATION USING SURVEY DATA and TRUCK COUNT DATA PT ARKANANTA APTA PRATISTA (Case Study: Site 017C Malinau Project, Tanjung Nanga Village, South Malinau Sub-district, Malinau District, North Kalimantan Prov. North Kalimantan). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
D111201074-SKRIPSI-COVER.jpg

Download (839kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
D111201074-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf

Download (528kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
D111201074-SKRIPSI-DAPUS.pdf

Download (11kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
D111201074-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 December 2026.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

PT Arkananta Apta Pratista adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan batubara dan terletak di Desa Tanjung Nanga, Kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Proses penambangan batubara diawali dengan kegiatan penggalian tanah penutup (overburden). PT Arkananta Apta Pratista melakukan kegiatan survei dan menentukan ritase alat angkut dalam kegiatan pengupasan overburden. Pada kegiatan survei dilakukan dengan pengukuran koordinat dari titik X, Y, Z menggunakan alat total station Sokia FX-101. Sedangkan pada kegiatan truck count, dilakukan perhitungan ritase dengan menggunakan software microsoft excel. Hasil dari perhitungan overburden material batubara menggunakan data survei dengan metode cut and fill pada minggu pertama sebesar 394.00,00 bcm, minggu kedua sebesar 441.429,00 bcm, minggu ketiga sebesar 452.375,00 bcm, dan minggu keempat sebesar 278.543,00 bcm. Sedangkan volume yang ditentukan dengan metode ritase alat angkut pada minggu pertama sebesar 241.560,00 bcm, minggu kedua sebesar 246.560,00 bcm, minggu ketiga sebesar 286.600,00 bcm, dan minggu keempat sebesar 242.920,00 bcm. Perbedaan dari dua metode pengukuran volume overburden dengan menggunakan alat survei dengan data truck count di pit Tanjung Nanga pada minggu pertama sampai keempat bulan Februari 2024 didapatkan rata-rata deviasi sebesar 0,0184 dengan standar deviasinya 1,84%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan volume overburden batubara yang signifikan antara data survei dan data truck count. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti perbedaan metode pengukuran, faktor lingkungan, dan ketidakakuratan pengukuran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Batubara, Overburden, Ritase, Survei, Total Station, Truck Count
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Oct 2025 07:19
Last Modified: 29 Oct 2025 07:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50287

Actions (login required)

View Item
View Item