HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DAN PERAN TEMAN SEBAYA DENGAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 BAUBAU = THE ASSOCIATION BETWEEN OF SUGAR-SWEETENED BEVERAGES CONSUMPTION HABITS AND THE ROLE OF PEERS WITH THE INCIDENCE OF OVERNUTRITION AT SENIOR HIGH SCHOOL 1 BAUBAU


MARDIAH. N.S, SITTI (2025) HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MINUMAN BERPEMANIS DAN PERAN TEMAN SEBAYA DENGAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 BAUBAU = THE ASSOCIATION BETWEEN OF SUGAR-SWEETENED BEVERAGES CONSUMPTION HABITS AND THE ROLE OF PEERS WITH THE INCIDENCE OF OVERNUTRITION AT SENIOR HIGH SCHOOL 1 BAUBAU. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K021211050-Cover.png

Download (194kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K021211050-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (472kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K021211050-dp(FILEminimizer).pdf

Download (273kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K021211050-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 18 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Remaja merupakan kelompok rentan terhadap masalah gizi lebih, seperti overweight dan obesitas, yang salah satunya disebabkan oleh konsumsi minuman berpemanis berlebih serta pengaruh teman sebaya. Berdasarkan SKI 2023, prevalensi overweight pada remaja usia 16–18 tahun di Sulawesi Tenggara sebesar 6,3% dan obesitas sebesar 3%, sejalan dengan data WHO yang mencatat peningkatan kasus gizi lebih pada anak dan remaja sebesar 8% atau empat kali lipat dari tahun sebelumnya. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kebiasaan konsumsi minuman berpemanis dan peran teman sebaya dengan kejadian gizi lebih pada remaja di SMA Negeri 1 Baubau. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross sectional yang dilakukan di SMA Negeri 1 Baubau pada bulan Februari 2025. Populasi pada penelitian ini sebanyak 962 orang dengan sampel 297 siswa(i) yang diperoleh menggunakan rumus slovin dan pemilihan sampel penelitian dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah microtoice, timbangan digital, kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire, dan kuesioner Peer Group Support. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 26,6% responden mengalami gizi lebih. Selain itu, sebanyak 85,5% mengonsumsi minuman berpemanis dengan frekuensi sering, dan 70,7% dalam jumlah sedang. Kemudian sebanyak 78,1% responden mendapatkan dorongan dari teman sebaya dalam mengonsumsi minuman berpemanis. Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan antara frekuensi konsumsi (p=0,042), jumlah konsumsi (p=0,000), dan peran teman sebaya (p=0,000) dengan kejadian gizi lebih. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi minuman berpemanis dan peran teman sebaya dengan kejadian gizi lebih pada remaja di SMA Negeri 1 Baubau. Remaja disarankan untuk membatasi konsumsi minuman berpemanis dan tidak mudah terpengaruh oleh teman sebaya dalam mengonsumsi minuman berpemanis dan menerapkan perilaku hidup sehat guna mencegah masalah gizi lebih.

Keyword : Remaja, Gizi Lebih, Minuman Berpemanis, Teman Sebaya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Adolescents,Overnutrition, Sugar-Sweetened Beverages, Peers.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 29 Oct 2025 06:53
Last Modified: 29 Oct 2025 06:53
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50284

Actions (login required)

View Item
View Item