PENENTUAN INTERVAL WAKTU PERAWATAN KOMPONEN UTAMA PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE = DETERMINING MAIN COMPONENT MAINTENANCE TIME INTERVALS IN WINDOW POWER PLANT (PLTB) USING THE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE METHOD


AZIZA, NUR (2025) PENENTUAN INTERVAL WAKTU PERAWATAN KOMPONEN UTAMA PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE = DETERMINING MAIN COMPONENT MAINTENANCE TIME INTERVALS IN WINDOW POWER PLANT (PLTB) USING THE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE METHOD. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
D091201029-SKRIPSI-COVER.jpg

Download (326kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
D091201029-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
D091201029-SKRIPSI-DAPUS.pdf

Download (891kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
D091201029-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Nur Aziza. Interval Waktu Perawatan Komponen Utama Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Dengan Menggunakan Metode Reliability Centerend Maintenance (RCM) (dibimbing oleh Surya Harianto). Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dapat beroprasi dengan optimal karena Komponen pendukung yang beroperasi dengan baik, beberapa komponen penyusun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yaitu Gearbox, Generator, dan Bilah turbin, Dimana ketiga komponen tersebut sangat berkaitan Dimana gearbox berfungsi meningkatkan kecepatan rotasi poros dari bilah turbin agar sesuai dengan kebutuhan generator. Generator berfungsi mengubah energi mekanik (putaran) menjadi energi listrik melalui prinsip elektromagnetik, fungsi bilah turbin menangkap energi kinetik dari angin dan mengubahnya menjadi energi mekanik berupa rotasi poros turbin. Pada saat beroprasi ketiga komponen tersebut bisa saja mengalami kegagalan yang bisa menyabbkan turbin angin tidak beroprasi dengan maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui inerval waktu perawatan komponen. Metode yang digunakan untuk mengetahui Tingkat resiko tertinggi pada salah satu komponen nya yaitu Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), metode Risk Priority Number (RPN) digunakan dalam evalusi resiko, dan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) yang digunakan untuk mengetahui interval waktu perawatan komponen. Objek penelitian ini dilakukan pada komponen utama Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan komponen Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dapat disebabkan oleh beberapa factor, kemudian dilakukan Tingkat resiko tertinggi oleh responden menggunakan metode RPN adapun nilai resiko tertinggi pada komponen generator yaitu 135, kemudian menggunakan data tabel OREDA sebagai data pelengkap untuk menentukan nilai MTTF dan MTTR, dengan metode RCM dihasilkan interval waktu subkomponen rotor dengan interval waktu 303.845 jam, stator dengan interval waktu 74.40 jam, sistem pendingin dengan interval waktu 417.93 jam, bearing dengan interval waktu 480.675 jam, dan sistem pelumas dengan interval waktu 1634.37 jam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Pembangkit Listrik Tenaga Bayu; Generator; Reliability Centered Maintenance
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Oct 2025 06:39
Last Modified: 29 Oct 2025 06:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50274

Actions (login required)

View Item
View Item