Analisis Manajemen Operasional Keselamatan Pada Kapal KMP.Merak Rute Siwa-Tobaku = Analysis of Safety Operations Management on KMP.Merak Ship Siwa-Tobaku Route


IRHAS, ANDI MUTIARA (2025) Analisis Manajemen Operasional Keselamatan Pada Kapal KMP.Merak Rute Siwa-Tobaku = Analysis of Safety Operations Management on KMP.Merak Ship Siwa-Tobaku Route. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
D091201002-SKRIPSI-COVER.jpg

Download (319kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
D091201002-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf

Download (463kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
D091201002-SKRIPSI-DAPUS.pdf

Download (154kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
D091201002-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 January 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Andi Mutiara Irhas. Analisis Manajemen Operasional Keselamatan Pada Kapal KMP. Merak Rute Siwa-Tobaku (dibimbing oleh M. Rusydi Alwi, S.T., M.T). Transportasi memegang peranan yang sangat penting dalam keberhasilan pembangunan suatu daerah, yang mempunyai peranan sebagai penghubung satu daerah dengan daerah lain yang dipisahkan oleh adanya perairan, peranan transportasi juga sangat erat kaitanya dalam pengembangan, serta merangsang aktifitas-aktifitas yang baru dalam pengembangan perekonomian suatu daerah.Pelabuhan Penyeberangan Siwa- Tobaku ini mempunyai peranan yang sangat penting karena merupakan satu-satunya pelabuhan penyeberangan utama bagi penyebaran hasil-hasil produksi dan pergerakan manusia serta untuk menghubungkan daerah yang dipisahkan oleh laut. Berdasarkan Penelitian ini bertujuan untuk untuk memastikan bahwa operasional kapal KMP.Merak telah memenuhi standar Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 62 Tahun 2019 dan Peraturan menteri Perhubungan Nomor 115 tahun 2016 dan untuk mengidentifikasi risiko-risiko kegiatan diatas kapal yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja pada kapal KMP.Merak dengan metode hazop. Metode Hazard and Operability (HazOp) ini proses mengidentifikasi dan melakukan analisis potensi bahaya-bahaya yang mungkin terjadi. metode Hazard and Operability (HazOp). Adapun data yang didapat dari kapal KMP. Merak yaitu berdasarkan peraturan mengenai jarak kendaraan, yatiu Jarak antara salah satu sisi kendaraan sekurang-kurangnya 60 cm, Jarak antara muka dan belakang masing-masing kendaraan 30 cm, Untuk kendaraan yang sisi sampingnya bersebelahan dengan dinding kapal, berjarak 60 cm dihitung dari lapisan dinding dalam atau sisi luar gading-gading dan alat lashing (pengikat) kendaraan. Untuk Kuesioner yang diberikan berisi sumber bahaya pada proses bongkar muat kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasional kapal belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan berdasarkan peraturan. Maka itu penataan ulang kendaraan di kapal perlu dilakukan untuk memastikan jarak antara kendaraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan peningkatan pemenuhan terhadap penggunaan alat pengikat (lashing gear) juga harus diperhatikan. Melalui analisis HazOp, diidentifikasi berbagai faktor penyebab risiko dengan tingkat keparahan yang berbeda. Dari total risiko yang diidentifikasi,11,03% tergolong tinggi, 22,79% sedang, dan 66,18% rendah. Saran yang diberikan mencakup perlunya peningkatan pengawasan dalam proses bongkar muat dan dorongan untuk penelitian lebih lanjut mengenai keselamatan pelayaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai pengelolaan risiko di sektor transportasi laut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : PM 62 Tahun 2019; PM 115 Tahun 2016; Hazop
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Oct 2025 06:32
Last Modified: 29 Oct 2025 06:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50270

Actions (login required)

View Item
View Item