HERDIANSYAH, RAMA (2025) Pemetaan Spasial Anemia dan Kurang Energi Kronis (Kek) Remaja Putri di Kabupaten Wajo Menggunakan Geographic Information System (Gis) = Spatial Mapping of Anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) Among Adolescent Girls in Wajo Regency Using Geographic Information System (GIS). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021211021-Cover.jpg
Download (367kB) | Preview
K021211021-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (483kB)
K021211021-dp(FILEminimizer).pdf
Download (320kB)
K021211021-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 June 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Anemia dan Kurang Energi Kronis (KEK) merupakan dua masalah gizi utama yang banyak dialami oleh remaja putri dan berdampak jangka panjang pada kondisi kesehatan. Salah satu tantangan dalam intervensi masalah gizi tersebut adalah minimnya data spasial yang dapat memetakan persebaran kasus secara rinci. Tujuan. Penelitian ini bertujuan memetakan distribusi spasial anemia dan KEK pada remaja putri menggunakan Geographic Information System (GIS). Metode. Merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang mengintegrasikan data non-spasial dan spasial. Data non-spasial mencakup data prevalensi anemia pada remaja putri yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo serta data hasil pengukuran lingkar lengan atas (LiLA) pada 107 remaja putri di SMA Negeri 3 Wajo. Sementara itu, data spasial terdiri atas layout peta administratif Kabupaten Wajo dan data geocoding lokasi remaja putri dengan status KEK. Data tersebut kemudian diolah menggunakan Quantum GIS (QGIS) versi 3.36.3 untuk menghasilkan visualisasi spasial berbasis WebGIS. Hasil. Menunjukkan prevalensi KEK remaja putri di SMA Negeri Wajo sebesar 56,1% dan prevalensi anemia tertinggi berada di Kecamatan Pammana sebesar 48,84%. Visualisasi spasial melalui GIS mengidentifikasikan distribusi kasus di berbagai kecamatan, seperti tingginya KEK di Kecamatan Tempe dan tidak meratanya kasus anemia di wilayah lain. Kesimpulan. Sebagian besar remaja putri yang mengalami KEK bertempat tinggal di Kecamatan Tempe. Selain itu, prevalensi anemia di Kabupaten Wajo terdistribusi secara tidak merata, dengan tingkat tertinggi tercatat di Kecamatan Pammana. Pemetaan spasial menggunakan GIS memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai wilayah dengan beban gizi yang tinggi dan mendukung prioritisasi intervensi yang lebih efektif dan terarah.
Keyword : anemia remaja putri, Kurang Energi Kronis, pemetaan spasial, Geographic Information System, Quantum GIS.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adolescent anemia, Chronic Energy Deficiency, spatial mapping, Geographic Information System, Quantum GIS. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 29 Oct 2025 03:00 |
| Last Modified: | 29 Oct 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50244 |
