MURNIATI, MURNIATI (2025) PERANCANGAN ULANG KURSI KERJA PENENUN ALAT TENUN BUKAN MESIN (ATBM) = REDESIGNING THE WORK CHAIR FOR NON-MECHANICAL LOOM WEAVERS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D071201074-SKRIPSI-COVER.jpg
Download (314kB) | Preview
D071201074-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf
Download (968kB)
D071201074-SKRIPSI-DAPUS.pdf
Download (144kB)
D071201074-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Penenun yang menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) sering mengalami keluhan musculoskeletal disorders akibat postur tubuh yang tidak ergonomis selama proses menenun karena menggunakan kursi berbahan dasar kayu tanpa sandaran punggung. Penelitian ini dilakukan di Losari Silk, di mana tingkat risiko Gangguan Otot Rangka (GOTRAK) penenun ATBM di tempat tersebut termasuk dalam kategori rendah hingga sedang. Pada penelitian ini juga terdapat desain kursi tenun adjustable yang telah dirancang oleh peneliti sebelumnya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keluhan penenun menggunakan kursi tenun adjustable dengan kursi tenun saat ini, kemudian merancang ulang kursi kerja penenun ATBM yang lebih ergonomis dan sesuai dengan kebutuhan penenun. Metode. Metode yang digunakan adalah Ergonomic Function Deployment (EFD). Data dikumpulkan melalui kuesioner GOTRAK, wawancara dengan penenun ATBM, kuesioner importance rating, kuesioner level of satisfaction, dan kuesioner perbandingan produk. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kursi tenun adjustable belum dapat mengurangi tingkat keluhan MSDs pada penenun ATBM. Adapun rancangan hasil redesign kursi tenun, yaitu tebal alas duduk 6 cm, lebar kursi 43 cm, panjang kursi 30,10 cm, ketinggian kursi diatur dengan 3 langkah pengaturan/kaki kursi, waktu penyesuaian maksimal 30 detik, menggunakan 5 bagian data antropometri, jumlah keluhan tubuh berkurang minimal 28%, jarak perubahan posisi kursi maksimal 5 cm, menambahkan 2 pcs pengait, busa sandaran upper dan lumbar support memiliki tebal 3 cm dan 5 cm, tinggi sandaran 54,89 cm, lebar sandaran 51,16 cm, kekuatan tarik material 203 Mpa, kekuatan impak minimal 27 J, ketebalan 2 mm, lama pemakaian minimal 5 tahun, massa jenis 7.870 kg/m3.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ATBM, ergonomi, kursi tenun, musculoskeletal disorders, redesign |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Industri |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Oct 2025 02:55 |
| Last Modified: | 29 Oct 2025 02:55 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50238 |
