MUTHMAINNAH, NURFADHILAH (2024) Analisis Tingkat Risiko Kerja pada Aktivitas Manual Handling Menggunakan SNI 9011:2021 dan Key Indicator Method (Studi Kasus: PT Midi Utama Indonesia, tbk) = Analysis of Occupational Risk Levels in Manual Handling Activities Using SNI 9011: 2021 and Key Indicator Method (Case Study: PT Midi Utama Indonesia, tbk). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D071201065-SKRIPSI-COVER.jpg
Download (346kB) | Preview
D071201065-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf
Download (761kB)
D071201065-SKRIPSI-DAPUS.pdf
Download (138kB)
D071201065-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. PT Midi Utama Indonesia, Tbk mengoperasikan warehouse sendiri untuk memastikan pasokan barang yang optimal ke jaringan gerai mereka. Dalam operasional warehouse, kegiatan Manual Material Handling (MMH) masih banyak dilakukan khususnya di departemen progress dan departemen issiung. Aktivitas tersebut meliputi pengangkatan, pemindahan, penurunan, dorongan, dan penarikan barang, membawa risiko tinggi terhadap cedera musculoskeletal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat risiko musculoskeletal akibat bahaya ergonomi selama proses pengangkutan barang dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi risiko tersebut. Metode. Penelitian ini menggunakan SNI 9011:2021 (kuesioner GOTRAK & potensi bahaya) dan Key Indicator Method untuk mengukur dan mengevaluasi potensi bahaya ergonomi di tempat kerja. Hasil. Kuesioner GOTRAK menunjukkan 64% pekerja departemen issuing berada pada risiko sedang, sedangkan departemen progress memiliki distribusi merata antara risiko sedang dan rendah (masing-masing 47%). Pengukuran potensi bahaya ergonomi mengkategorikan kedua departemen dalam kategori berbahaya, dengan skor 24 untuk departemen issuing dan 22 untuk departemen progress. Penilaian Key Indicator Method (KIM) untuk aktivitas mengangkat, menahan, dan membawa (KIM-LHC) menunjukkan kedua departemen berada pada tingkat risiko tertinggi (level 4). Untuk aktivitas mendorong dan menarik (KIM-PP), departemen progress menunjukkan risiko lebih tinggi (level 3) dibanding departemen issuing (level 2). Rekomendasi perbaikan mengikuti hierarki pengendalian risiko, yaitu pengendalian administratif berupa rotasi kerja dan pelatihan dan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti belt support.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penanganan Material Secara Manual, Gangguan Muskuloskeletal, SNI 9011:2021, Metode Indikator Utama |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Industri |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 02:43 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 02:43 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50203 |
