Optimasi Rute Kunjungan Service Area Engineer Dengan Membandingkan Algoritma Tabu Search Dan Simulated Annealing (Studi Kasus PT. Visionet Data Internasional) = Optimization of Service Area Engineer Visit Routes by Comparing Tabu Search and Simulated Annealing Algorithms (Case Study of PT. Visionet Data Internasional)


FAJRIAH, NURUL FASHAH (2025) Optimasi Rute Kunjungan Service Area Engineer Dengan Membandingkan Algoritma Tabu Search Dan Simulated Annealing (Studi Kasus PT. Visionet Data Internasional) = Optimization of Service Area Engineer Visit Routes by Comparing Tabu Search and Simulated Annealing Algorithms (Case Study of PT. Visionet Data Internasional). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
D071201033-TESIS-COVER.jpg

Download (342kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
D071201033-TESIS-BAB 1-2.pdf

Download (369kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
D071201033-TESIS-DAPUS.pdf

Download (121kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
D071201033-TESIS-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 January 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. PT Visionet Data Internasional adalah Perusahaan total IT Managed Services di Indonesia yang menawarkan cakupan nasional di 150 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. SAE (Service Area Engineer) merupakan seseorang yang bertugas melakukan pemasangan mesin EDC pada merchant dan melakukan kunjungan ke merchant saat EDC merchant bermasalah. Dikarenakan ada banyak jumlah target kunjungan dalam satu hari, perusahaan perlu memperhatikan efisiensi waktu dan biaya yang dikeluarkan dalam melakukan pekerjaannya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute terpendek SAE yang optimal dari segi jarak tempuh, waktu tempuh dan biaya yang dikeluarkan menggunakan algoritma Tabu Search dan Simulated Annealing. Hasil. Dengan algoritma tabu search, Rute 1 usulan lebih optimal 10% dari rute awal SAE, Rute 2 usulan lebih optimal 8% dari rute awal SAE, Rute 3 usulan lebih optimal 14% dari rute awal SAE, Rute 4 usulan lebih optimal 7% dari rute awal SAE, Rute 5 usulan lebih optimal 31% dari rute awal SAE. Sementara dengan algoritma simulated annealing, Rute 1 usulan lebih optimal 3% dari rute awal SAE, Rute 2 usulan lebih optimal 2% dari rute awal SAE, Rute 3 usulan lebih optimal 3% dari rute awal SAE, Rute 4 usulan lebih optimal 5% dari rute awal SAE, Rute 5 usulan lebih optimal 10% dari rute awal SAE. Kesimpulan. Penentuan rute optimum SAE dengan menggunakan algoritma tabu search lebih efektif dibandingkan dengan algoritma simulated annealing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: traveling salesman problem; service area engineer; tabu search algorithm; simulated annealing algorithm; MATLAB
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 28 Oct 2025 02:12
Last Modified: 28 Oct 2025 02:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50197

Actions (login required)

View Item
View Item