ANALISIS SPASIAL DAN FAKTOR RISIKO TUBERKULOSIS ANAK KOTA MAKASSAR = SPATIAL ANALYSIS AND RISK FACTORS OF CHILDHOOD TUBERCULOSIS MAKASSAR CITY


RACHMADANI, ST. AINUL (2025) ANALISIS SPASIAL DAN FAKTOR RISIKO TUBERKULOSIS ANAK KOTA MAKASSAR = SPATIAL ANALYSIS AND RISK FACTORS OF CHILDHOOD TUBERCULOSIS MAKASSAR CITY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K012231040-Cover.jpg

Download (91kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K012231040-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (453kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K012231040-dp(FILEminimizer).pdf

Download (205kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K012231040-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 October 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

TB pada anak merupakan penyakit sistemik yang bisa menyerang berbagai organ tubuh, terutama melalui penyebaran hematogen. Penyakit ini berpotensi menyebabkan berbagai masalah, seperti pertumbuhan terhambat, kecacatan, dan bahkan kematian, bergantung pada organ yang terinfeksi dan tingkat keparahan penyakit. Insidens tuberkulosis anak di Kota Makassar terus meningkat setiap tahunnya dan data tuberkulosis anak belum dilakukan dalam bentuk pemetaan atau Sistem Informasi Geografis/GIS. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menganalisis secara spasial dan faktor risiko tuberkulosis anak di Kota Makassar Tahun 2023. Metode. Desain peneltian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi ekologi. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Makassar tahun 2024. Penelitian ini menggunakan populasi kelompok, yaitu 153 kelurahan di Kota Makassar dan sampelnya yaitu semua kasus tuberkulosis anak di Kota Makassar pada tahun 2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Kesehatan, Badan Pusat Statistik, dan Dinas Sosial. Analisis univariat spasial menggunakan Stata dan QuantumGIS, dan Analisis Bivariat menggunakan Geoda. Hasil. Penelitian ini menunjukkan terdapat 93 kelurahan memiliki insiden rate tb anak dengan kategori rendah, 47 kelurahan dengan kategori sedang, 4 kelurahan dengan kategori tinggi, dan 1 kelurahan dengan kategori sangat tinggi. Analisis bivariat menunjukkan korelasi positif yang lemah dan tidak signifikan antara insiden TB anak dengan cakupan rumah sehat, PHBS, keluarga miskin, dan imunisasi BCG. Namun, kepadatan penduduk menunjukkan korelasi positif yang lemah namun signifikan. Hasil analisis autokorelasi spasial menunjukkan bahwa insiden rate TB anak memiliki autokorelasi spasial positif yang sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik. Autokorelasi spasial positif yang lemah dan tidak signifikan juga ditemukan pada cakupan rumah sehat. Sebaliknya, terdapat autokorelasi spasial positif yang cukup kuat dan signifikan secara statistik pada variabel kepadatan penduduk, cakupan rumah tangga ber-PHBS, keluarga miskin, dan cakupan imunisasi BCG. Kesimpulan. Disarankan agar pemerintah melakukan intervensi pada daerah yang memiliki pola autokorelasi spasial yang signifikan sehingga dapat mencegah penyebaran kasus tuberkulosis pada anak. Kata Kunci: Analisis spasial, tuberkulosis anak, SIG, studi ekologi.   ABSTRACT ST. AINUL RACHMADANI. Spatial Analysis and Risk Factors of Childhood Tuberculosis in Makassar City. (supervised by Ansariadi and Ida Leida Maria) Background. Pediatric tuberculosis (TB) is a systemic disease that can affect various organs, primarily through hematogenous spread. This disease has the potential to cause various complications, such as stunted growth, disabilities, and even death, depending on the affected organs and the severity of the disease. The incidence of pediatric tuberculosis in Makassar City has been increasing every year, yet data on pediatric TB has not been mapped using Geographic Information Systems (GIS). Aim. This study aims to conduct spatial analysis and identify risk factors for pediatric tuberculosis in Makassar City in 2023. Methods. Ecological research methodology was employed in Makassar City during 2024. The study encompassed all 153 urban villages with samples comprising reported pediatric tuberculosis cases from 2023. Researchers gathered secondary data from Health, Statistics, and Social Affairs departments. Analysis involved spatial univariate techniques using Stata and QuantumGIS software, complemented by bivariate spatial analysis through Geoda application. Results. The study found that 93 urban villages had a low incidence rate of pediatric TB, 47 villages had a moderate incidence rate, 4 villages had a high incidence rate, and 1 village had a very high incidence rate. Bivariate analysis showed a weak and non-significant positive correlation between childhood TB incidence and healthy home coverage, Coverage of households practicing Clean and Healthy Living Behavior (CHLB), poor families, and BCG immunization coverage. However, population density showed a weak but significant positive correlation. Spatial autocorrelation analysis showed that the incidence rate of pediatric TB had a very weak and statistically insignificant positive spatial autocorrelation. Similarly, a weak and statistically insignificant positive spatial autocorrelation was found for the coverage of healthy homes. In contrast, a moderately strong and statistically significant positive spatial autocorrelation was found for population density, Coverage of households practicing Clean and Healthy Living Behavior (CHLB), low-income families, and BCG immunization coverage. Conclusion. It is recommended that the government implement targeted interventions in areas with significant spatial autocorrelation patterns to prevent the spread of pediatric tuberculosis cases. Keywords: Spatial analysis, pediatric tuberculosis, GIS, ecological study.

Kata Kunci : Analisis spasial, tuberkulosis anak, SIG, studi ekologi. Keywords: Spatial analysis, pediatric tuberculosis, GIS, ecological study.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Spatial Analysis, Pediatric Tuberculosis, GIS, Ecological Study.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 28 Oct 2025 01:09
Last Modified: 28 Oct 2025 01:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50193

Actions (login required)

View Item
View Item