Coping Stress Pada Remaja Korban Perundungan di SMP Kabupaten Maros = Coping Stress in Adolescents Victims of Bullying in Junior High School in Maros Regency


HERMANZAH, DWI MURTY WARDANI (2025) Coping Stress Pada Remaja Korban Perundungan di SMP Kabupaten Maros = Coping Stress in Adolescents Victims of Bullying in Junior High School in Maros Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K012231021-Cover.jpg

Download (389kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K012231021-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (501kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K012231021-dp(FILEminimizer).pdf

Download (220kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K012231021-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 October 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Remaja mengalami interaksi di kehidupan sehari-hari dengan banyak orang, sehingga tidak dapat dihindari adanya interaksi perilaku negatif yang didapatkan salah satunya perilaku perundungan. Pada tahun 2023, kasus perundungan tercatat meningkat dibandingkan tahun 2022 dan 50% terjadi di jenjang SMP/sederajat. Di Kabupaten Maros, tercatat 54 kasus perundungan, dengan kenaikan sekitar 13,2% pada anak usia 12-17 tahun. Kasus ini berdampak pada mental remaja berupa stress hingga depresi, sehingga penting mengelola strategi coping stress yang tepat. Tujuan. Untuk menganalisis strategi coping stress pada remaja korban perundungan di SMP Kabupaten Maros. Metode. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desai cross-sectional. Subjek penelitian ini 105 siswa remaja SMP 5 Mandai dan SMP 4 Bantimurung yang menjadi korban perundungan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner The Resived Olweus Bully/Victim Questioner untuk skrining dan JTI, Grotberg, A-Cope. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Hasil. Pada penelitian ini kepribadian korban perundungan dengan tipe introvert sebantak (79%) dan ekstrovert (21%). Penggunaan copng yang berfokus pada masalah (80%) dan coping yang berfokus pada emosi (17.1%) dan terdapat perbedaan penggunaan strategi coping <0.05. Perilaku perundungan tidak berpengaruh langsung terhadap coping stress p= 0.462 sedangkan untuk resiliensi tidak menjadi variabel mediasi dengan nilai 0.728 < 1.96 tetapi nilai signifikan p= 0.000 terhadap coping stress. Kesimpulan. Strategi coping stress pada remaja korban perundungan di dominasi oleh problem focused coping yang fokus pada pencarian solusi praktis dan melibatkan dukungan eksternal, sementara emotion focused coping lebih berfokus pada pengelolaan emosi individu. Perbedaan penggunaan coping stress ini terlihat pada kelompok remaja yang cenderung menggunakan problem focused coping dan kombinasi kedua strategi. Perilaku perundungan tidak berpengaruh langsung terhadap coping stress, tetapi tetap menjadi stressor sementara resiliensi tidak berperan sebagai mediator, namun dapat membantu remaja dalam mengelola coping stress yang efektif.

Keyword : Perilaku Perundungan, Remaja, SMP, Coping stress.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Bullying Behavior, Adolescents, Junior High School, Coping Stress.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 28 Oct 2025 01:05
Last Modified: 28 Oct 2025 01:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50189

Actions (login required)

View Item
View Item