Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Pasien TB Paru di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros = Analysis of Factors Related to Compliance with Treatment of Pulmonary TB Patients at the Mandai Health Center, Maros Regency


KADERIAH, KADERIAH (2025) Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Pasien TB Paru di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros = Analysis of Factors Related to Compliance with Treatment of Pulmonary TB Patients at the Mandai Health Center, Maros Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K012222032-Cover.jpg

Download (333kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K012222032-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (425kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K012222032-dp(FILEminimizer).pdf

Download (239kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K012222032-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 October 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Tuberkulosis saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat baik di Indonesia maupun internasional sehingga menjadi salah satu tujuan pembangunan kesehatan berkelanjutan (SDGs). Kurangnya kepatuhan terhadap pengobatan merupakan hambatan utama dalam pengendalian TB yang efisien, sehingga diperlukan stategi inovatif yang dapat meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien TB Paru di Kerja Puskesmas Mandai Kabupaten Maros. Metode. Menggunakan jenis penelitian observasional dengan desain Cross Sectional. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan iyalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 102 responden. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil. Uji statistik bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara kepatuhan berobat dengan pengetahuan (p=0,001), akses layanan kesehatan (p=0,000) dan dukungan petugas kesehatan (0,014). Tidak ada hubungan motivasi (p=0,051), dukungan keluarga (p=0,593) dan efek samping obat (p=0,460). Berdasarkan analisis regresi logistik ditemukan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan berobat yaitu pengetahuan (p=0,038) dan akses layanan kesehatan (p=0,000). Kesimpulan. Pengetahuan dan akses layanan kesehatan merupakan variabel yang paling bermakna terhadap kepatuhan berobat pada penderita tuberkulosis paru.

Kata Kunci: Kepatuhan Berobat, Tuberkulosis Paru, Pasien TB.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Medication Adherence, Pulmonary Tubeculosia, TB Pationts.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 28 Oct 2025 00:41
Last Modified: 28 Oct 2025 00:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50175

Actions (login required)

View Item
View Item