MURHUM, DWI RANDI (2024) Karakteristik Geokimia dan Perkiraan Temperatur Bawah Permukaan Air Panas Kalompie, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan = Geochemical Characteristics and Estimated Subsurface Temperature of Kalompie Hot Springs, Barru District, Barru Regency, South Sulawesi Province. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D061201058-SKRIPSI-COVER.png
Download (33kB) | Preview
D061201058-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf
Download (766kB)
D061201058-SKRIPSI-DAPUS.pdf
Download (71kB)
D061201058-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 December 2027.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini dilakukan di daerah Kalompie, yang memiliki sumber Air Panas pada koordinat 4° 22' 40" S dan 119° 43' 02" E. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis batuan, struktur geologi, tipe Air Panas, dan geotermometer di daerah tersebut. Metodologi penelitian meliputi analisis litologi dan struktur geologi menggunakan deskripsi mikroskopis serta pengolahan data slickenside dan kekar. Selain itu, dilakukan analisis geokimia menggunakan metode laboratorium seperti gravimetri, Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), SM APHA 23rd Ed. (4500-Cl- B, 2017), SM APHA 23rd Ed. (4500-SO4²⁻ E, 2017), dan titrimetri. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi parameter geokimia adalah Chlorida (Cl) sebesar 21,722 mg/L (8,76%), Sulfat (SO4) sebesar 69,93 mg/L (28,12%), dan Bikarbonat (HCO3) sebesar 156,219 mg/L (63,02%). Konsentrasi unsur natrium (Na) adalah 88,02 mg/L, kalium (K) 0,64 mg/L, kalsium (Ca) <0,1 mg/L, dan magnesium (Mg) 0,03 mg/L. Tipe Air Panas di daerah Kalompie ditentukan sebagai tipe bikarbonat (HCO3) berdasarkan diagram ternary Cl-SO4-HCO3. Menurut Giggenbach (1991), dominasi bikarbonat menunjukkan bahwa Air Panas tersebut telah mengalamai interakasi dengan batuan disekitarnya dan juga telah mengalami pencampuran dengan air meteorik. Kematangan fluida Air Panas Daerah Kalompie ini berada pada kondisi yang belum mencapai kesetimbangan penuh. Kondisi ini mencerminkan proses reaksi yang sedang berlangsung antara rasio ion Na, K, dan Mg menunjukkan tahap transisi menuju kesetimbangan. Perkiraan suhu bawah permukaan diketahui dengan menggunakan perhitungan geotermometer menghasilkan suhu perkiraan diantaranya Na-K sebesar 84,18°C, K-Mg sebesar 69,77°C, dan Na-K-Ca sebesar 57,57°C. Satuan Batuan yang dijumpai pada daerah penelitian meliputi Satuan Batugamping yang berumur Miosen tengah dan Satuan Diorit yang berumur Miosen Akhir. Adapun struktur geologi yang bekerja pada daerah penelitian adalah kekar sistematik dan Sesar berupa Sesar Turun Menganan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kalompie; air panas; geokimia; tipe air; kematangan fluida ;geothermometer; Satuan Batuan; Struktur Geologi. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Geologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 00:41 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 00:41 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50174 |
