WINDIARTO, WINDIARTO (2024) Kontrol Pembangkit Otomatis pada Dua Area Pembangkit Listrik Multi Sumber Energi Terbarukan dengan menggunakan Algoritma Komodo Mlipir = Automatic Generation Control for a Two-Area Multi-Source Power System with Renewable Energy Using the Komodo Mlipir Algorithm. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
D032211021-TESIS-COVER.jpg
Download (310kB) | Preview
D032211021-TESIS-BAB 1-2.pdf
Download (796kB)
D032211021-TESIS-DAPUS.pdf
Download (95kB)
D032211021-TESIS-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 November 2027.
Download (15MB)
Abstract (Abstrak)
Sistem Kontrol Pembangkitan Otomatis (Automatic Generation Control, AGC) menghadapi berbagai tantangan dalam operasi dan pengendaliannya, seperti ketidakpastian dan fluktuasi permintaan beban serta pembangkitan energi terbarukan. Penelitian ini menerapkan metode optimasi algoritma Komodo Mlipir (KMA) pada kontrol pembangkitan otomatis (AGC) dari sistem tenaga listrik dua area multi sumber energi terbarukan melalui dua skema pemodelan yakni kombinasi dua pembangkit termal dan dua pembangkit listrik tenaga bayu (PLTU-PLTU-PLTB-PLTB) kemudian kombinasi dua pembangkit termal dan dua pembangkit energi terbarukan yang salah satunya merupakan pembangkit intermiten (PLTU-PLTGU-PLTA-PLTB) dalam rangka meningkatkan respon dinamis sistem. Untuk membuktikan pendekatan yang diusulkan, digunakan tiga tipe kontroler berbeda diantaranya PID, 2DOF-PID, dan FO-PID dalam mencari nilai parameter kontroler yang dioptimalkan oleh KMA dengan fungsi tujuan Integral Time Absolute Error (ITAE). Respon dinamis sistem yang diperoleh oleh kontroler FO-PID lebih baik dari kontroler PID konvensional dan 2DOF-PID. Analisis keunggulan kontroler FO-PID yang dioptimasi dengan KMA juga dilakukan dengan tiga studi kasus antara lain kondisi normal (100% beban nominal), terjadi gangguan di sisi beban, dan yang terakhir analisa perubahan beban di sisi pembangkitan terutama akibat kondisi intermiten EBT. Adapun semua skenario pemodelan disimulasikan baik kondisi Luar Waktu Beban Puncak (LWBP) maupun kondisi Waktu Beban Puncak (WBP). Hasil simulasi menunjukkan beberapa keunggulan metode optimasi KMA dibandingkan dengan metode optimasi berbasis populasi lainnya seperti ABC, ALO, BBO, GWO, ICA, MFO, PSO, SMA, TLBO, dan WOA. Dengan demikian KMA bisa menjadi salah satu opsi sebagai algoritma tuning pengontrol untuk pemodelan sistem AGC.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kontrol pembangkitan otomatis, sumber energi terbarukan, algoritma Komodo Mlipir, optimasi parameter kontroler, Integral Time Absolute Error (ITAE) |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 00:22 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 00:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50155 |
