NATHALINRI, EIRENE (2025) INDEKS PENCEMARAN KUALITAS AIR SUNGAI BERDASARKAN PARAMETER NITRAT (NO3), AMONIA (NH3), POWER OF HYDROGEN (pH), SENG (Zn), TMBAL (Pb) PADA AIR SUNGAI BINUANG DESA AMMASANGAN POLEWALI MANDAR TAHUN 2025 = RIVER WATER QUALITY POLLUTION INDEX BASED ON NITRATE (NO3), AMMONIA (NH3), POWER OF HYDROGEN (pH), ZINC (Zn), TMBAL (Pb) IN BINUANG RIVER WATER, AMMASANGAN VILLAGE POLEWALI MANDAR IN 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211224-Cover.jpg
Download (360kB) | Preview
K011211224-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (369kB)
K011211224-dp(FILEminimizer).pdf
Download (218kB)
K011211224-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 22 October 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Pencemaran air sungai, khususnya di Sungai Binuang Desa Ammasangan, dapat berdampak pada estetika dan kesehatan masyarakat. Limbah dari aktivitas manusia, seperti limbah domestik, pertanian, dan pabrik karet di wilayah sekitar, menghasilkan pencemar seperti nitrat, amonia, pH, seng (Zn), dan timbal (Pb), yang berisiko menurunkan kualitas air. Oleh karena itu, pemantauan kualitas air dengan metode Indeks Pencemaran diperlukan untuk mengevaluasi status mutu air dan mencegah dampak negatif bagi kesehatan. Tujuan. Mengidentfikasi Kualitas air sungai berdasarkan Indeks Pencemaran parameter Nitrat, amonia, pH, seng dan timbal, pada Sungai Binuang desa Ammasangan Polewali Mandar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003, Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik lokasi sepanjang sungai dan dibandingkan dengan baku mutu air dalam PP Nomor 22 Tahun 2021.Hasil: Nilai IP di titik 1 adalah 0,746, di titik 2 adalah 0,734, dan di titik 3 adalah 1,254. Berdasarkan nilai IP, kualitas air sungai pada titik 1 dan 2 tergolong tidak tercemar, sementara titik 3 tergolong tercemar ringan Kesimpulan. Kualitas air Sungai Binuang di Desa Ammasangan secara umum masih tergolong baik dan belum menunjukkan tingkat pencemaran yang tinggi. Namun, peningkatan aktivitas dari berbagai sumber pencemar di masa mendatang berpotensi meningkatkan akumulasi polutan di perairan. Pada titik 3, meskipun hanya tercemar ringan, tetap memiliki potensi peningkatan pencemaran jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan serta pengolahan awal dari masing-masing sumber pencemar untuk menjaga kualitas air secara berkelanjutan.
Keyword : Amonia (NH3), Indeks Pencemaran, Nitrat (NO3), Sungai, pH, Seng (Zn), Timbal (Pb).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ammonia (NH3), Pollution Index, Nitrate (NO3), River, pH, Zinc (Zn), Lead (Pb). |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 00:19 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 00:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50151 |
