Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Tahun 2025 = Factors Associated with the Incidence of Primary Dysmenorrhea among Female Students at the Faculty of Public Health, Hasanuddin University, 2025


RAHMASARI, IIN DWI (2025) Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Tahun 2025 = Factors Associated with the Incidence of Primary Dysmenorrhea among Female Students at the Faculty of Public Health, Hasanuddin University, 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K011211208-Cover.jpg

Download (318kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K011211208-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (613kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K011211208-dp(FILEminimizer).pdf

Download (235kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K011211208-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 26 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Dismenore primer merupakan nyeri haid tanpa kelainan organ genital yang umum dialami perempuan usia remaja hingga dewasa muda, termasuk mahasiswi, dan kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan konsentrasi belajar, memengaruhi kesejahteraan psikologis, serta berdampak negatif terhadap fungsi akademik dan sosial mahasiswi. Prevalensi masalah dismenore primer secara global berkisar antara 45–95%, dengan angka 10–15% di Singapura, 35–40% di Malaysia, dan 65% di Thailand. Di Indonesia, 54,89% perempuan mengalami dismenore primer. Prevalensi di kota Makassar mencapai 93,8 % mengalami dismenore primer. Faktor pemicu terjadinya dismenore primer diantaranya adalah, konsumsi kopi, kualitas tidur, dan stres. Hasil studi pendahuluan menunjukkan mayoritas mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin mengalami dismenore primer. Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Sebanyak 306 responden dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji Chi-square Hasil: Sebagian besar responden mengalami dismenore primer kategori sedang (46,7%). Tidak ditemukan hubungan antara dismenore primer dengan konsumsi kopi (p = 0,893), dan kualitas tidur (p = 0,398). Namun, stres menunjukkan hubungan dengan kejadian dismenore primer (p = 0,000). Kesimpulan: Stres berhubungan dengan kejadian dismenore primer, sementara konsumsi kopi, dan kualitas tidur tidak menunjukkan hubungan. Diharapkan layanan kesehatan memberikan edukasi tentang manajemen stres untuk mencegah dismenore primer. Mahasiswi disarankan mengelola stres melalui olahraga, meditasi, dan tidur teratur. Penelitian selanjutnya disarankan menggali faktor psikologis lain seperti kecemasan, tekanan akademik, dan dukungan sosial.

Keyword : Dismenore Primer, Konsumsi Kopi, Kualitas Tidur, Stres.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Primary Dysmenorrhea, Coffee Consumption, Sleep Quality, Stress.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 28 Oct 2025 01:45
Last Modified: 28 Oct 2025 01:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50148

Actions (login required)

View Item
View Item