KEKA, FRISKA FEBRIANI (2025) Distribusi dan Determinan Spasial Stunting Balita di Indonesia Tahun 2023 (Analisis Lanjutan Data SKI 2023) = Spatial Distribution and Determinants of Child Stunting in Indonesia 2023 (An Advanced Analysis of SKI 2023). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211178-Cover.jpg
Download (344kB) | Preview
K011211178-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (579kB)
K011211178-dp(FILEminimizer).pdf
Download (251kB)
K011211178-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 30 June 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Laporan terbaru Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,5%, jauh dari target nasional sebesar 14%. Meskipun berbagai upaya penanganan stunting telah dilakukan, hasil yang dicapai masih belum menunjukkan penurunan yang signifikan pada prevalensi stunting. Salah satu permasalahan adalah penerapan intervensi stunting yang tidak mempertimbangkan karakteristik dan faktor risiko lokal. Pendekatan yang tidak disesuaikan dengan kondisi lokal ini menghambat efektivitas program. Maka dari itu diperlukan pendekatan yang lebih tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap daerah agar hasil yang dicapai lebih optimal Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran spasial distribusi stunting dan faktor-faktor determinan yang berpengaruh terhadap stunting di masing-masing provinsi di Indonesia Tahun 2023. Metode. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi dengan pendekatan model spasial Geographically Weighted Regression (GWR) dan analisis autokorelasi spasial. Data yang digunakan bersumber dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. Adapun Variabel independen yang dianalisis meliputi: kepemilikan JKN/Jamkesda, akses air minum layak, akses sanitasi layak, imunisasi dasar lengkap, pemberian MP-ASI beragam, ASI eksklusif, kunjungan K6 ibu hamil, kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil, serta kunjungan neonatal lengkap (KN3). Hasil. Provinsi Papua Tengah, Papua Pegunungan, NTT masuk dalam wilayah Hotspot Stunting dan dari 9 Variabel independen yang dianalisis dalam model, terdapat 7 variabel yang berpengaruh signifikan secara statistik terhadap prevelansi stunting yaitu Kepemilikan JKN/Jamkesda, Akses Air Layak, Imunisasi Dasar Lengkap, MPASI Beragam, ASI Eksklusif, Kunjungan K6 Ibu Hamil, KEK Ibu Hamil.
Keyword : Stunting; Spasial Analisis; SKI 2023.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Spatial analysis; SKI 2023; Stunting. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 01:06 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 01:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50141 |
