Determinan Kepatuhan Lelaki Seks Lelaki (LSL) Mengonsumsi Obat Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) Dalam Mencegah HIV di Puskesmas Jumpandang Baru = Determinants of Adherence Among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Consuming Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) Medication to Prevent HIV at the Jumpandang Baru Community Health Center


ARSYAM, NUR INAYAH DWIYULL KASBAYL (2025) Determinan Kepatuhan Lelaki Seks Lelaki (LSL) Mengonsumsi Obat Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) Dalam Mencegah HIV di Puskesmas Jumpandang Baru = Determinants of Adherence Among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Consuming Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) Medication to Prevent HIV at the Jumpandang Baru Community Health Center. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K011211160-Cover.jpg

Download (316kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K011211160-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (326kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K011211160-dp(FILEminimizer).pdf

Download (224kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K011211160-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 22 May 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: HIV merupakan suatu infeksi yang sampai saat ini masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat diseluruh dunia dengan kasus HIV tertinggi pada kelompok LSL. Untuk mengatasi hal tersebut hadirlah Program Nasional Pencegahan dan Pengendalian HIV, AIDS dan PIMS di Indonesia mencakup upaya untuk melakukan pencegahan penularan HIV secara seksual salah satunya adalah melalui PrEP (Pre-exposure Prophylaxis). Kefektifan PrEP bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang menentukan kepatuhan mengonsumsi obat PrEP pada LSL di Puskesmas Jumpandang Baru. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Adapun variabel yang diteliti adalah usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap, stigma, dukungan sosial, dan efikasi diri. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 130 sampel yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data penelitian ini dianalisis menggunakan STATA dengan uji chi-square dan fisher’s exact, teknik pengumpulan data yang digunakan accidental sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79 responden (60,8%) patuh dalam mengonsumsi PrEP. Hasil penelitian diperoleh pekerjaan (p=0.008.), pengetahuan (p=0.008), stigma (p=0.001), dukungan sosial (p=0.001), dan efikasi diri (p=0.000) merupakan faktor yang secara signifikan berhubungan dengan kepatuhan LSL mengonsumsi PrEP berdasarkan hasil uji chi-square dan fisher’s exact. Kesimpulan: Faktor-faktor seperti pekerjaan, pengetahuan, stigma, dukungan sosial, dan efikasi diri berhubungan dengan kepatuhan LSL mengonsumsi PrEP di Puskesmas Jumpandang Baru. Diharapkan agar LSL meningkatkan kepatuhan dan komunikasi dengan tenaga kesehatan terkait PrEP, puskesmas perlu memperkuat edukasi dalam meningkatkan pemahaman terkait PrEP, serta LSM dapat memberikan dukungan terkait kepatuhan PrEP dan mengurangi stigma.

Keyword : HIV, Kepatuhan, LSL, PrEP.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: HIV, Adherence, MSM, PrEP.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 28 Oct 2025 00:09
Last Modified: 28 Oct 2025 00:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50139

Actions (login required)

View Item
View Item