WAHDANIA, NURUL (2024) Perbandingan Sistem Refrigerasi Kompresi Uap Menggunakan Refrigerant R134a dan R600a Pada Alat Pengering Beku-Vacum (Vacuum Freeze Drying) = Comparison of Vapor Compression Refrigeration System Using R134a and R600a Refrigerants in Vacuum Freeze Drying Equipment. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
D021201024-SKRIPSI-COVER.jpg
Download (361kB) | Preview
D021201024-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf
Download (1MB)
D021201024-SKRIPSI-DAPUS.pdf
Download (152kB)
D021201024-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 November 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Perkembangan teknologi sistem refrigerasi kompresi uap telah mendukung kebutuhan industri modern, terutama sektor makanan dan minuman, yang memerlukan sistem pendinginan efektif untuk pengawetan dan penyimpanan produk. Salah satu aplikasi teknologi ini adalah sistem pengering beku-vakum, yang bekerja dengan prinsip sublimasi, yaitu penghilangan kandungan air langsung dari fase padat (es) ke fase gas pada tekanan dan suhu rendah. Teknologi ini mampu mempertahankan kualitas fisik dan kimia produk, menjadikannya unggulan dalam pengolahan produk yang sensitif terhadap panas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa sistem refrigerasi kompresi uap dengan menggunakan dua jenis refrigeran, yaitu refrigeran R-134a dan refrigeran R-600a, pada alat pengering beku vakum dengan objek penelitian berupa kopi. Metode. Metode yang digunakan melibatkan pengukuran temperatur, tekanan, dan Coeffisen of Performance (COP) dari masing-masing refrigeran dalam siklus refrigerasi kompresi uap untuk mengevaluasi efisiensi energi, waktu proses pembekuan, serta kualitas produk akhir. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa R600a, sebagai refrigeran hidrokarbon yang ramah lingkungan, memiliki COP yang lebih tinggi dan efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan R-134a. Namun, R-134a unggul dalam hal waktu pembekuan yang lebih cepat, sehingga berpotensi mempercepat proses pengeringan. Walaupun R-600a lebih efisien secara energi dan ramah lingkungan, aspek keamanannya perlu diperhatikan karena sifatnya yang mudah terbakar. Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis, R-600a dapat menjadi alternatif yang efisien dan ramah lingkungan, sementara R-134a tetap unggul dalam mempercepat waktu pembekuan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi refrigerasi yang berkelanjutan dan efisien untuk industri makanan dan minuman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : refrigerasi kompresi uap, Refrigeran R-134a, Refrigeran R-600a, pengeringan beku vakum, Coeffisien of performance (COP), efisiensi energi. |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 27 Oct 2025 06:57 |
| Last Modified: | 27 Oct 2025 06:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50137 |
