MUTMAINNAH, ANDI BESSE (2025) Analisis Risiko Lingkungan Kandungan Logam Berat, Kekeruhan, serta Total Dissolved Solid (TDS) pada Air Sungai Walanae Desa Pasaka Kabupaten Wajo = Environmental Risk Analysis of Heavy Metal Content, Turbidity, and Total Dissolved Solid (TDS) in Walanae River Water, Pasaka Village, Wajo Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211127-Cover.jpg
Download (329kB) | Preview
K011211127-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (701kB)
K011211127-dp(FILEminimizer).pdf
Download (297kB)
K011211127-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 30 October 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Ekosistem sungai merupakan salah satu ekosistem perairan yang paling rentan terhadap pencemaran, terutama karena kedekatannya dengan aktivitas manusia. Dampak dari penyebaran pencemaran sungai dapat merusak ekosistem lebih luas dan mengancam kehidupan biota yang bergantung pada lingkungan tersebut. Desa Pasaka memiliki potensi pencemaran tertinggi dibandingkan desa lain di sekitar DAS Walanae karena terdapat tambang pasir yang masih aktif hingga saat ini, dengan jarak kurang dari 100 meter dari pemukiman warga. Tujuan. Untuk menganalisis risiko lingkungan kandungan logam berat merkuri dan timbal, kekeruhan, serta TDS pada air Sungai Walanae Desa Pasaka Kabupaten Wajo. Metode. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengujian laboratorium dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar. Sampel air sungai diambil dari empat titik berbeda di Sungai Walanae dengan metode grab sampling. Hasil. Hasil perhitungan risiko lingkungan dan pemeriksaan laboratorium menunjukkan kandungan logam berat merkuri tertinggi pada titik wilayah penambangan pasir sebesar 0,00425. Hasil uji kandungan logam berat timbal dan kekeruhan juga tertinggi pada wilayah penambangan pasir yang melebihi standar baku mutu yang ditetapkan dalam PP No. 22 Tahun 2021. Sementara untuk TDS di semua titik masih berada dalam batas aman. Kesimpulan. Lokasi sekitar tambang pasir merupakan titik dengan tingkat risiko tertinggi, ditandai oleh nilai analisis risiko logam berat pada kategori bahaya tinggi dan hasil pemeriksaan yang melampaui baku mutu sesuai PP No. 22 Tahun 2021. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas penambangan pasir memiliki kontribusi signifikan terhadap penurunan kualitas air sungai.
Keyword : Merkuri (Hg), Timbal (Pb), Kekeruhan, TDS, Sungai Walanae.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mercury (Hg), Lead (Pb), Turbidity, TDS, Walanae River. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 27 Oct 2025 06:18 |
| Last Modified: | 27 Oct 2025 06:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50129 |
