Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pasien Hemodialisis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2024 = Factors Associated with Hemodialysis Patient Compliance at RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar in 2024


ANNISA DWI SAPUTRI, ANNISA DWI SAPUTRI (2025) Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pasien Hemodialisis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2024 = Factors Associated with Hemodialysis Patient Compliance at RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar in 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K011211120-Cover.jpg

Download (301kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K011211120-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (353kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K011211120-dp(FILEminimizer).pdf

Download (152kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K011211120-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 21 October 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Ketidakpatuhan pasien penyakit ginjal kronik (PGK) dalam menjalani hemodialisis dilaporkan berkisar antara 10% hingga hampir 60%. Ketidakpatuhan pasien dapat menyebabkan komplikasi akut maupun kronis, penurunan kualitas hidup, dan meningkatkan risiko kematian. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pasien hemodialisis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2024. Metode. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan sejak Januari – Februari 2025 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dengan sampel penelitian berjumlah 103 pasien hemodialisis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil. Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia (p=0,032), dukungan keluarga (p=0,025), dan efikasi diri (p=0,025) dengan kepatuhan pasien hemodialisis, dan tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,447), tingkat pendidikan (p=0,916), lama hemodialisis (p=0,738), dan kecemasan (p=0,738) dengan kepatuhan pasien hemodialisis. Faktor yang paling berhubungan dengan kepatuhan pasien hemodialisis adalah faktor efikasi diri. Kesimpulan. Usia, dukungan keluarga, dan efikasi diri memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan pasien hemodialisis. Adapun jenis kelamin, tingkat pendidikan, lama hemodialisis, dan kecemasan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan pasien hemodialisis. Pasien hemodialisis disarankan untuk terus memperkuat efikasi diri dengan membangun pola pikir yang positif, mencari informasi tentang manfaat hemodialisis, menjadikan pengalaman pribadi maupun pasien lain sebagai sumber motivasi, serta melalui pendekatan spritual seperti memperkuat ibadah dan keyakinan kepada Tuhan agar membantu menumbuhkan ketenangan dan kepercayaan diri dalam menjalani pengobatan jangka panjang.

Keyword : hemodialisis; penyakit ginjal kronik; kepatuhan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hemodialysis; chronic kidney disease; compliance.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 27 Oct 2025 05:57
Last Modified: 27 Oct 2025 05:57
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50125

Actions (login required)

View Item
View Item