BAKRI, JUSNIATI (2025) Hambatan Pasien Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) dalam Menjalani Pengobatan di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Kota Makassar = Barriers Faced by Drug-Resistant Tuberculosis (DR-TB) Patients in Undergoing Treatment at the Makassar Public Lung Health Center (BBKPM). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211077-Cover.jpg
Download (308kB) | Preview
K011211077-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (557kB)
K011211077-dp(FILEminimizer).pdf
Download (252kB)
K011211077-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 21 October 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kasus Tuberkulosis di tingkat global, nasional dan lokal terus meningkat, diperparah dengan munculnya Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) yang menyulitkan penanggulangan. TB RO memerlukan obat yang lebih kuat dengan durasi lebih lama sehingga pasien kerap menghadapi hambatan yang berisiko menyebabkan putus berobat, memperburuk kondisi, dan meningkatkan penularan. Tujuan. Untuk mengetahui hambatan yang dihadapi pasien TB RO dalam menjalani proses pengobatan. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan berjumlah 10 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling, terdiri atas 5 pasien TB RO (2 di antaranya dengan penyakit DM dan HIV), 2 keluarga pasien, 1 pendamping pasien (Patient Support), 1 kepala poli TB RO, dan 1 dokter. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam berdasarkan pedoman wawancara kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil. Pengetahuan pasien dan keluarga yang terbatas serta sikap negatif terhadap pengobatan membentuk perilaku yang menghambat kelancaran proses pengobatan. Informan juga mengungkapkan adanya kendala ekonomi yang menjadi pertimbangan dalam melakukan kontrol rutin. Beban pengobatan dirasakan cukup berat diantaranya penurunan kondisi fisik, banyaknya jumlah pil yang harus dikonsumsi, serta efek samping obat yang menimbulkan keinginan untuk menghentikan pengobatan. Terbatasnya dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan muncul sebagai hal yang turut melemahkan semangat pasien dalam menjalani pengobatan. Kesimpulan. Keterbatasan pengetahan, sikap negatif, terbatasnya akses ekonomi, beban pengobatan dan terbatasnya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan menjadi penghambat dalam proses pengobatan pasien TB RO.
Keyword : Tuberkulosis Resisten Obat; Hambatan Pengobatan; Pengobatan TB RO; Pengalaman Pasien.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Drug-Resistant Tuberculosis; Treatment Barriers; DR-TB Treatment; Patient Experience. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 27 Oct 2025 01:56 |
| Last Modified: | 27 Oct 2025 01:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50104 |
