ANALISIS VARIABILITAS TUTUPAN AWAN UNTUK PENENTUAN LOKASI PEMBANGUNAN OBSERVATORIUM ASTRONOMI DI BALI DAN LOMBOK = ANALYSIS OF CLOUD COVER VARIABILITY FOR DETERMINING ASTRONOMIC OBSERVATORY BUILDING LOCATION IN BALI AND LOMBOK


LUKMAN, SYAHIDATUL AMINAH (2025) ANALISIS VARIABILITAS TUTUPAN AWAN UNTUK PENENTUAN LOKASI PEMBANGUNAN OBSERVATORIUM ASTRONOMI DI BALI DAN LOMBOK = ANALYSIS OF CLOUD COVER VARIABILITY FOR DETERMINING ASTRONOMIC OBSERVATORY BUILDING LOCATION IN BALI AND LOMBOK. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
H061211039-NQwt4n93LEd8bO6k-20250203150902.jpeg

Download (72kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H061211039-1-2.pdf

Download (775kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H061211039-dp.pdf

Download (501kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H061211039-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 January 2028.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Analisis tutupan awan untuk menentukan lokasi pembangunan observatorium astronomi masih terbatas, padahal observatorium tidak hanya berfungsi untuk keperluan ilmiah, tetapi juga mendukung pengembangan astrotourisme yang semakin diminati. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis tutupan awan di beberapa lokasi yang ada di Pulau Bali dan Lombok yang dipertimbangkan untuk pembangunan observatorium astronomi. Analisis ini akan dilakukan dengan menggunakan data pengamatan cuaca untuk memperoleh informasi tentang tutupan awan di lokasi yang dipilih. Hasil analisis ini akan membantu dalam menentukan lokasi yang paling cocok untuk pembangunan observatorium astronomi di Pulau Bali dan Pulau Lombok.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabiltas tutupan awan di daerah Pulau Bali dan Lombok kemudian memberi daerah rekomendasi pembangunan observatorium astronomi dengan tingkat tutupan awan paling rendah. Metode. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data dari tahun 1994 hingga 2023 berupa data tutupan awan yang diperoleh dari ERA 5 Copernicus dengan menggunakan metode analisis composit dan metode tabulasi. Hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa Tingkat tutupan awan di daerah Pulau Bali cukup tinggi sehingga tidak layak direkomendasikan sebagai Lokasi Pembangunan observatorium. Tingkat tutupan awan terendah berada di Pulau Lombok Kabupaten Lombok Timur dengan nilai minimum tutupan awan terendah dalam 3 fase ENSO (Fase El Nino, Fase Netral, dan Fase La Nina). Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis memperlihatkan bagaimana persebaran tutupan awan dalam 3 fase ENSO. Analisis terkait salah satu faktor iklim yaitu tutupan awan merupakan hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan sebelum pembangunan observatorium astronomi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tutupan Awan, ENSO, Observatorium Astronomi, Komposit, Tabulasi.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Oct 2025 01:35
Last Modified: 27 Oct 2025 01:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50067

Actions (login required)

View Item
View Item