Hubungan Penggunaan ARV dengan Kualitas Hidup ODHIV pada Populasi Berisiko Lelaki Seks Lelaki di Wilayah Kerja Puskesmas Jumpandang Baru = The Association Between Antiretroviral Therapy (ART) Use and Quality of Life Among Men Who Have Sex with Men (MSM) Living with HIV in the Working Area of Jumpandang Baru Health Center.


ALIFAH, TASKIA AULIYA (2025) Hubungan Penggunaan ARV dengan Kualitas Hidup ODHIV pada Populasi Berisiko Lelaki Seks Lelaki di Wilayah Kerja Puskesmas Jumpandang Baru = The Association Between Antiretroviral Therapy (ART) Use and Quality of Life Among Men Who Have Sex with Men (MSM) Living with HIV in the Working Area of Jumpandang Baru Health Center. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K011211005-Cover.jpg

Download (352kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K011211005--2(FILEminimizer).pdf

Download (391kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K011211005-dp(FILEminimizer).pdf

Download (179kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K011211005-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 October 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: HIV adalah virus yang menyerang sel darah putih dan melemahkan sistem kekebalan tubuh, menjadi ancaman serius bagi kesehatan global. Lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki termasuk kelompok berisiko tinggi, seperti terlihat di Makassar yang mencatat 454 kasus baru pada 2023. HIV-AIDS sering dikaitkan dengan perilaku menyimpang, menimbulkan stigma yang berdampak pada kualitas hidup ODHIV. Terapi ARV diharapkan dapat menekan jumlah virus dan mencegah perkembangan ke tahap AIDS. Tujuan: Untuk melihat hubungan penggunaan ARV dengan kualitas hidup pada domain kesejahteraan fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan ODHIV LSL Puskesmas Jumpandang Baru. Metode: Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Sampel pada penelitian ini sebanyak 118 orang diambil menggunakan accidental sampling. Kuisioner yang digunakan yaitu WHOQOL-BREF dan Morizky Medication Adherence Scale-8/MMAS-8. Data dianalisis menggunakan STATA dengan uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kualitas hidup paling banyak pada status baik (84,7%). Hasil analisis yang didapatkan bahwa variabel kepatuhan berhubungan dengan kualitas hidup domain psikologis (p=0,027) dan lingkungan (p=0,030). Lama penggunaan ARV berhubungan dengan kualitas hidup domain kesejahteraan fisik (p=0,002). Efek samping berhubungan dengan kualitas hidup domain kesejahteraan fisik (p=0,000) dan lingkungan (p=0,011). Kombinasi obat ARV berhubungan dengan kualitas hidup domain kesejahteraan fisik (p=0,000) dan lingkungan (p=0,002). Kombinasi ARV dengan herbal berhubungan dengan kualitas hidup domain lingkungan (p=0,041). Kesimpulan: Semua variabel penelitian memiliki hubungan dengan salah satu domain kualitas hidup, sehingga penting meningkatkan kepatuhan ARV dan mencari dukungan sosial untuk mengatasi hambatan psikososial dan memperbaiki kualitas hidup.

Keyword : HIV/AIDS, kualitas hidup, LSL, ARV, kepatuhan, efek samping, herbal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: HIV/AIDS, quality of life, MSM, medication adherence, antiretroviral therapy (ART), side effects, herbal medicine.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 27 Oct 2025 02:25
Last Modified: 27 Oct 2025 02:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50063

Actions (login required)

View Item
View Item