Pemodelan Multi-Scale Geographically and Temporally Weighted Regression pada Kasus Demam Berdarah di Sulawesi Selatan = Multi-Scale Geographically and Temporally Weighted Regression Modeling on Dengue Fever Cases in South Sulawesi


OCTAVIA, DHITA HARTANTI (2025) Pemodelan Multi-Scale Geographically and Temporally Weighted Regression pada Kasus Demam Berdarah di Sulawesi Selatan = Multi-Scale Geographically and Temporally Weighted Regression Modeling on Dengue Fever Cases in South Sulawesi. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
H051211066-rJlIsbeCNXdzYnWA-20250203111942.jpg

Download (56kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H051211066-1-2.pdf

Download (542kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H051211066-dp.pdf

Download (195kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H051211066-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 January 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Geographically and Temporally Weighted Regression (GTWR) adalah metode yang memungkinkan pemodelan regresi lokal dengan mengakomodasi variasi spasial dan temporal secara bersamaan untuk setiap titik di ruang dan waktu. GTWR menggunakan satu bandwidth untuk seluruh variabel independen. Bandwidth ini menentukan seberapa jauh data dari lokasi dan waktu lain mempengaruhi estimasi di suatu titik. Penggunaan satu bandwidth untuk seluruh variabel ini memungkinkan model tidak dapat menangkap heterogenitas spasial dan temporal yang kompleks dengan lebih akurat. Oleh karena itu, Pemodelan dengan Multi-Scale Geographically and Temporally Weighted Regression (MSGTWR) dikembangkan dan diterapkan pada data kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sulawesi Selatan tahun 2016-2021. MSGTWR mengakomodasi penggunaan bandwidth berbeda untuk setiap variabel, sehingga menghasilkan analisis yang lebih akurat dan komprehensif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model MSGTWR dan mengidentifikasi faktor-faktor signifikan yang memengaruhi kasus DBD di Sulawesi Selatan tahun 2016-2021. Metode. Penelitian ini dibagi menjadi dua tahapan umum, yakni 1) melakukan analisis model GTWR; 2) melakukan analisis model MSGTWR dengan penentuan bandwidth optimum untuk setiap variabel independen. Hasil. Model MSGTWR menghasilkan nilai AICc dan RMSE terkecil, yakni 1487.6218 dan 28.0066 menggunakan fungsi kernel gaussian. Bandwidth spasio-temporal diperoleh untuk setiap variabel X_1, X_2, X_3, X_4, dan X_5, sebesar 0.6708, 0.4564, 8.0498, 8.0498, dan 8.0498. Pengujian secara parsial parameter MSGTWR menghasilkan variabel independen signifikan yang beragam untuk setiap titik amatan dan waktu. Kesimpulan. Model MSGTWR menjadi model terbaik dalam menjelaskan angka kejadian DBD di Sulawesi Selatan tahun 2016-2021. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi angka kejadian DBD di Sulawesi Selatan yaitu kepadatan penduduk, persentase penduduk miskin, dan jumlah sarana kesehatan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Bandwidth, Demam Berdarah Dengue, GTWR, MSGTWR, Regresi Spasial
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Statistika
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Oct 2025 00:58
Last Modified: 03 Nov 2025 06:02
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50038

Actions (login required)

View Item
View Item