PRATIWI, RESKI AMALIYA (2025) ANALISIS IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN SISTEM RUJUKAN BERDASARKAN PETUNUJUK TEKNIS PELAYANAN PUSKESMAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS MAMAJANG KOTA MAKASSAR TAHUN 2025 = ANALYSIS OF IMPLEMENTATION OF REFERRAL SYSTEM SERVICE STANDARDS BASED ON TECHNICAL GUIDELINES FOR COMMUNITY HEALTH CENTER SERVICES DURING THE COVID-19 PANDEMIC AT MAMAJANG COMMUNITY HEALTH CENTER IN MAKASSAR CITY IN 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011181045-Cover.jpeg
Download (91kB) | Preview
K011181045-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (152kB)
K011181045-dp(FILEminimizer).pdf
Download (140kB)
K011181045-fullllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 October 2027.
Download (838kB)
Abstract (Abstrak)
RESKI AMALIYA PRATIWI. Analisis Implementasi Standar Pelayanan Sistem Rujukan di Puskesmas Mamajang Berdasarkan Petunjuk Teknis Pelayanan Puskesmas pada Masa Covid-19 (dibimbing oleh Dr. H. Muhammad Alwy Arifin, M.Kes., dan Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.kes, PH, PH.D). Latar Belakang. Terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang optimal merupakan salah satu hal utama yang harus diperhatikan utamanya di era new normal saat ini. Berdasarkan hal tersebut, puskesmas yang merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama perlu dioptimalkan. Salah satu strategi yang dapat dilakukan dalam penguatan pelayanan puskesmas ialah dengan peningkatan pada akses pelayanan kesehatan, dalam hal ini optimalisasi sistem rujukan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar pelayanan sistem rujukan Puskesmas Mamajang dengan melihat komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode. Penelitian kualitatif deskriptif, menggunakan desain penelitian studi kasus dengan melakukan in-depth interview kepada 5 informan yang dipiilih dengan metode purpose sampling, terdiri dari Kepala Puskesmas, Penggung Jawab Rujukan dan 3 Pasien Rujukan. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan standar pelayanan rujukan di Puskesmas Mamajang,dilihat dari variabel komunikasi telah berjalan dengan baik. Sumberdaya manusia telah mencukupi, anggaran dari Dinkes telah mencukupi, prasarana masih belum optimal diakibatkan oleh jaringan SISRUTE yang kerap bermasalah. Disposisi pelaksana kebijakan sangat mendukung berjalannya rujukan. Struktur birokrasi telah berjalan sebagaimana mestinya. Kesimpulan. Proses pelaksanaan rujukan pada Puskesmas Mamajang dilihat dari variabel komunikasi, disposisi dan struktur birokrasi sudah berjalan dengan baik sesuai standar yang telah ditetapkan. Pada variabel sumberdaya masih belum optimal dikarenakan prasarana aplikasi SISRUTE yang masih sering mengalami gangguan jaringan. Pihak puskesmas perlu mengajukan permohonan pengecekan dan pemeliharaan jaringan sisrute setiap bulannya kepada Dinas Kesehatan Kota Makassar guna menjamin kelancaran pelaksanaan sistem rujukan.
Keyword : implementasi kebijakan; komunikasi; sumberdaya; disposisi; struktur birokrasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Policy implementation; communication; resources; disposition; bureaucratic structure. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 22 Oct 2025 00:58 |
| Last Modified: | 22 Oct 2025 00:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50034 |
