ISKANDAR, SITTI NURSYAFIKA (2025) PEMETAAN ZPPI IKAN PELAGIS BESAR DI SEKITAR AREA BANDRONG BERBASIS DATA CITRA SATELIT SENTINEL-3 DI PERAIRAN BARRU, SELAT MAKASSAR = Mapping of Potential Fishing Zones (PFZ) for Large Pelagic Fish Around the Bandrong Area Based on Sentinel-3 Satellite Imagery Data in Barru Waters, Makassar Strait. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L051211082-Cover.jpg
Download (353kB) | Preview
L051211082-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (186kB)
L051211082-dp(FILEminimizer).pdf
Download (272kB)
L051211082-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 17 October 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, memiliki potensi perikanan yang tinggi, terutama ikan pelagis besar seperti Tuna Madidihang (Thunnus albacares), Tongkol (Euthynnus affinis), dan Cakalang (Katsuwonus pelamis). Distribusi dan kelimpahan ikan ini dipengaruhi oleh faktor oseanografi, khususnya suhu permukaan laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a (CHL). Namun, keterkaitan antara parameter oseanografi dan hasil tangkapan di perairan ini masih belum banyak dikaji. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan SPL dan CHL terhadap hasil tangkapan serta memetakan Zona Potensial Penangkapan Ikan (ZPPI) menggunakan penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan dengan pengumpulan data primer melalui observasi alat tangkap Bandrong dan pencatatan hasil tangkapan ikan, serta data sekunder berupa citra satelit Sentinel-3 SLSTR (SPL) dan Sentinel-3 OLCI (CHL) yang diolah menggunakan SNAP 9.0 dan ArcGIS 10.8. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan ikan pelagis besar lebih banyak tertangkap pada area dengan SPL 27,33–30,5°C dan CHL 0,36–1,86 mg/m³. Luasan ZPPI bervariasi, yaitu 7.385.978 km² pada bulan Agustus, 9.703.997 km² pada bulan September, dan 7.834.075 km² pada bulan Oktober. Kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa parameter Konsentrasi klorofil-a merupakan parameter oseanografi yang paling berpengaruh terhadap hasil tangkapan. Selain itu, luas ZPPI di sekitar alat tangkap Bandrong berkorelasi positif dengan hasil tangkapan. Semakin luas area ZPPI, semakin tinggi jumlah ikan yang tertangkap. Oleh karena itu, pemanfaatan penginderaan jauh dan SIG terbukti efektif dalam pemetaan ZPPI, yang dapat dijadikan referensi bagi nelayan untuk meningkatkan efisiensi penangkapan ikan serta mendukung pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di Kabupaten Barru.
Keyword : Potential Fishing Zone, Bandrong, Sea Surface Temperature, Chlorophyll-a, Remote Sensing, GIS.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Potential Fishing Zone, Bandrong, Sea Surface Temperature, Chlorophyll-a, Remote Sensing, GIS. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 21 Oct 2025 06:00 |
| Last Modified: | 21 Oct 2025 06:00 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50023 |
