Pemetaan Zona Potensi Penangkapan Ikan Tenggiri (Scomberomorus sp.) di Perairan Kabupaten Nunukan, Kalimantan utara = Mapping Potential Fishing Zones for Spanish Mackerel (Scomberomorus sp.) in the Waters of Nunukan Regency, North Kalimantan.


ANISA, ANISA (2025) Pemetaan Zona Potensi Penangkapan Ikan Tenggiri (Scomberomorus sp.) di Perairan Kabupaten Nunukan, Kalimantan utara = Mapping Potential Fishing Zones for Spanish Mackerel (Scomberomorus sp.) in the Waters of Nunukan Regency, North Kalimantan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L051211001-Cover.png

Download (150kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L051211001-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (250kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L051211001-dp(FILEminimizer).pdf

Download (19kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L051211001-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 17 October 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Ikan tenggiri (Scomberomorus sp.) merupakan komoditas perikanan unggulan di Kabupaten Nunukan dengan nilai ekonomi tinggi. Namun, hasil tangkapan menurun dari 252 ton pada 2019 menjadi 182 ton pada 2024, mengindikasikan fluktuasi sumber daya yang kemungkinan dipengaruhi oleh perubahan suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a. Karena responsivitasnya terhadap kondisi oseanografi, ikan tenggiri relevan dikaji untuk pemetaan zona potensi penangkapan berbasis citra satelit dan pendekatan spasial. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan parameter oseanografi dengan hasil tangkapan ikan tenggiri (Scomberomorus sp.) dan untuk memetakan zona potensi penangkapan ikan tenggiri (Scomberomorus sp.) di perairan Kabupaten Nunukan, Kalimantan utara. Metode. Data SPL dan klorofil-a diperoleh dari citra satelit MODIS NASA, diolah dengan SeaDAS dan ArcGIS 10.8. Zona potensial ditentukan melalui analisis hubungan hasil tangkapan dengan parameter oseanografi untuk mendapatkan nilai optimum, lalu dipetakan menggunakan overlay raster. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan tenggiri lebih banyak tertangkap pada suhu permukaan laut antara 30-32 °C dan konsentrasi klorofil-a antara 0,77-1,05 mg/m³, dengan luas zona potensi penangkapan terbesar pada bulan Desember (9.267,58 km²) dan terkecil pada bulan Oktober (5.568,22 km²). Kesimpulan. Ikan tenggiri (Scomberomorus sp.) di Perairan Nunukan cenderung ditemukan pada perairan hangat dan kaya klorofil-a, menunjukkan pengaruh suhu dan produktivitas primer terhadap sebarannya. Zona potensi terbesar tercatat pada Desember dan tersebar di sepanjang pesisir. Kesesuaian zona prediksi dengan titik tangkapan mencapai 90%, dengan ketidaksesuaian diduga terkait faktor oseanografi lain.

Keyword : satellite imagery, sea surface temperature, chlorophyll-a, potential habitat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Satellite imagery, sea surface temperature, chlorophyll-a, potential habitat.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 20 Oct 2025 01:15
Last Modified: 20 Oct 2025 01:15
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50007

Actions (login required)

View Item
View Item