Widyaswari, Santia Gardenia (2024) Komposisi Nutrien dan Kandungan Antioksidan Sargassum polycystum dan Sargassum ilicifolium dari Perairan Makassar serta Aplikasinya Sebagai Biskuit Fungsional = Nutrient Composition and Antioxidant Content of Sargassum polycystum and Sargassum ilicifolium from Makassar Coast and Their Application as a Functional Biscuit. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
L013191004-Cover.jpeg
Download (259kB) | Preview
L013191004-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (310kB)
L013191004-dp(FILEminimizer).pdf
Download (254kB)
L013191004-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 16 October 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Sargassum spp, rumput laut dari perairan Kepulauan Spermonde, Sulawesi Selatan, yang menawarkan potensi sebagai bahan pangan alternatif, mudah diperoleh dan tumbuh tanpa perlu perawatan intensif. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan potensi nutrisi dan senyawa bioaktif dalam Sargassum, mendorong kebutuhan akan pemahaman lebih mendalam terkait aplikasinya dalam bahan pangan fungsional. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi komposisi nutrisi, senyawa bioaktif, dan potensi aplikasi Sargassum sp sebagai biskuit. Penelitian ini berfokus pada S. polycystum dan S. ilicifolium, dua jenis Sargassum yang umum di perairan Makassar. Metode. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis komposisi nutrisi, senyawa bioaktif, dan kandungan antioksidan pada Sargassum. Selanjutnya, dilakukan penambahan tepung Sargassum pada biskuit dengan konsentrasi variasi untuk mengevaluasi karakteristik organoleptik dan nutrisinya. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan nutrisi yang kaya dari kedua jenis Sargassum tersebut, termasuk protein (9,51%), karbohidrat (52,31%), serat kasar (16,20%), kalsium (3,320%), fosfor (0,49%), dan besi (0,091%). Potensi antioksidan dari Sargassum, yang merupakan komponen bioaktif yang penting dalam pencegahan penyakit dan menjaga kesehatan tubuh. Nilai IC50 untuk aktivitas antioksidan S. polycystum dan S. ilicifolium masing-masing adalah 51,34 ppm dan 51,25 ppm. Penambahan tepung Sargassum pada biskuit meningkatkan kandungan serat, antioksidan, dan asam amino esensial, dengan formula tertentu menunjukkan keseimbangan optimal antara nutrisi dan karakteristik organoleptik. Kesimpulan. Sargassum spp, khususnya S. polycystum dan S. ilicifolium, memiliki potensi sebagai bahan pangan alternatif dan fungsional. Kandungan komposisi nutrisi yang terdapat kandungan antioksidan dapat menjadikan Sargassum salah satu sumber antioksidan alami dan meningkatkan nilai gizi produk pangan, seperti biskuit. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan produk pangan fungsional yang sehat dan berkelanjutan dari rumput laut non-komersial.
Keyword : aktivitas antioksidan, alga, biskuit, diversifikasi, fiber.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antioxidant activity, algae, biscuits, diversification, fiber. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 16 Oct 2025 06:20 |
| Last Modified: | 16 Oct 2025 06:20 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49971 |
