HARDIANA, ARPIN (2025) PENDEKATAN GEOSPASIAL UNTUK STRATEGI BLUE ECONOMY DITINJAU DARI ASPEK EKOLOGI DAN SOSIAL EKONOMI BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KABUPATEN BONE = GEOSPATIAL APPROACH FOR BLUE ECONOMY STRATEGY REVIEWED FROM ECOLOGICAL AND SOCIO-ECONOMIC ASPECTS OF SEAWEED CULTIVATION IN BONE REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012231001-Cover.jpg
Download (1MB) | Preview
L012231001-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (484kB)
L012231001-dp(FILEminimizer).pdf
Download (220kB)
L012231001-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 16 October 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Konsep blue economy menekankan pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan. Penggabungan konsep geospasial dengan konsep sosial-ekonomi dalam blue economy budidaya rumput laut secara komprehensif belum pernah dilakukan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk,1) Memetakan dinamika luas lahan budidaya rumput laut selama 36 bulan (2022-2024) menggunakan citra satelit resolusi tinggi .2) Menganalisis kesesuaian perairan untuk budidaya rumput laut dan menganalisis sosial ekonomi kegiatan budidaya rumput laut di Kabupaten Bone .3) menyusun strategi keberlanjutan kegiatan budidaya rumput laut sebagai bagian dari Blue Economy di Kabupaten Bone. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif. Data diperoleh melalui observasi lapangan dengan mengambil data parameter kualitas air seperti, kecerahan, kecepatan arus, suhu, do, salinitas, pH, Nitrat, fosfat, dan kekeruhan, wawancara dengan petani rumput laut, serta analisis peta spasial untuk mengidentifikasi sebaran rumput laut dan kesesuaian perairan. Hasil. Puncak budidaya rumput laut pada bulan Maret-September di sebagian besar wilayah pesisir. Luasan budidaya tertinggi bervariasi setiap tahun, seperti 2022 puncaknya Juli (198,51 Ha), 2023 April (264,56 Ha), dan 2024 Maret (205,62 Ha) sementara kuartal akhir tahun menunjukkan penurunan signifikan, terutama pada November 2023 (7,58 Ha) dan 2024 (27,98 Ha). Sebagian besar wilayah pesisir memiliki kesesuaian lahan tinggi, sehingga budidaya rumput laut menjadi mata pencaharian utama masyarakat pesisir. Analisis spasial menunjukkan bahwa di Kabupaten Bone, kategori S1 (sesuai) seluas 935.09 Ha, kategori S2 (cukup sesuai) seluas 126.75 Ha, dan kategori N (tidak sesuai) seluas 217.47 Ha dari total luas area kajian sebesar 1.279 Ha. Budidaya rumput laut berkontribusi pada blue economy dengan menggabungkan keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi. Strategi keberlanjutannya mencakup mendirikan pabrik pengolahan rumput laut, ekstensifikasi budidaya ke perairan lepas pantai sesuai RZWP3K, dan peningkatan kapasitas melalui pembinaan dan pelatihan teknologi budidaya modern dan efisien. Kesimpulan. Pada tahun 2022, luas lahan budidaya rumput laut tertinggi yaitu bulan Juli-Agustus, sedangkan Tahun 2023 bulan Maret-April dan 2024 luas lahan budidaya tertinggi pada bulan Maret-Agustus. Penurunan luas budidaya konsisten pada setiap tahun terjadi pada bulan Oktober-November dan luas budidaya terendah pada Tahun 2023 bulan November. Analisis spasial menunjukkan bahwa 73,09% lahan di Kabupaten Bone sangat sesuai (S1) untuk budidaya rumput laut, dengan total luas yang dapat dimanfaatkan mencapai 1.279 Ha. Strategi keberlanjutan budidaya rumput laut meliputi mendirikan pabrik pengolahan yang berorientasi dalam penyerapan hasil panen pembudidaya rumput laut, ekstensifikasi budidaya ke perairan lepas pantai untuk meningkatkan skala produksi dengan memanfaatkan kesesuaian perairan dan sesuai dengan RZWP3K, dan peningkatan kapasitas melalui pembinaan dan pelatihan teknologi budidaya modern dan efisien.
Keyword : Blue Economy, Eko-Sosek, Geospasial, Kabupaten Bone, Rumput Laut.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Blue Economy, Ecological-Social-Economic, Geospatial, Bone Regency, Seaweed. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 16 Oct 2025 06:10 |
| Last Modified: | 16 Oct 2025 06:10 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49968 |
