PENGARUH ZAT FUNGSIONAL DARI ULAT SUTERA (Bombyx mori) DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS DAGING IKAN EKOR KUNING (Seriola quinqueradiata) = INFLUENCE OF THE SILKWORM (Bombyx mori)-DERIVED FUNCTIONAL SUBSTANCE IN DIET ON THE MEAT QUALITY OF YELLOWTAIL (Seriola quinqueradiata).


ATHIRA, ATHIRA (2025) PENGARUH ZAT FUNGSIONAL DARI ULAT SUTERA (Bombyx mori) DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS DAGING IKAN EKOR KUNING (Seriola quinqueradiata) = INFLUENCE OF THE SILKWORM (Bombyx mori)-DERIVED FUNCTIONAL SUBSTANCE IN DIET ON THE MEAT QUALITY OF YELLOWTAIL (Seriola quinqueradiata). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L012222023-Cover.png

Download (536kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L012222023-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (347kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L012222023-dp(FILEminimizer).pdf

Download (96kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L012222023-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 21 April 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Makanan populer seperti sushi dan sashimi sangat bergantung pada kualitas daging ikan mentah untuk menjaga kepuasan konsumen. Jenis pakan merupakan faktor kunci dalam mencapai kualitas daging ikan budidaya yang diinginkan. Belakangan ini, tepung serangga dan zat-zat yang berasal dari serangga telah banyak diteliti untuk aplikasi dalam budidaya ikan sebagai alternatif protein atau imunostimulan. Namun, dampak yang diberikan oleh zat fungsional serangga terhadap kualitas daging ikan teleost masih belum jelas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pakan diet silkrose-BM yang mengandung polisakarida bioaktif yang berasal dari pupa ulat sutera (B. mori), terhadap kualitas daging ikan ekor kuning (S. quinqueradiata). Metode. Penelitian ini dilakukan dengan desain ekperimen pre-post test dengan membandingkan dua kelompok yang diberi pakan berbeda (komersial EP, silkrose-BM) setelah dipelihara selama satu bulan dan enam bulan dalam karamba jaring apung yang terpisah. Bagian tubuh ikan ekor kuning dibagi mengikuti parameter uji yang diamati. Parameter kualitas daging ikan yang diamati adalah proksimat, perubahan warna daging ikan, pH, kandungan kolagen total, histologi daging ikan, dan ekspresi gen. Analisis statistik untuk perubahan pH dan warna daging ikan dilakukan menggunakan Two-way ANOVA, analisis lebih lanjut dilakukan menggunakan uji post hoc Duncan (p<0,05). Analisis statistik untuk data proksimat menggunakan Mann-whitney U Test, sedangkan kandungan kolagen total, histologi, dan ekspresi gen dilakukan menggunakan T-Test. Hasil. Analisis proksimat menunjukkan bahwa ikan ekor kuning yang dipelihara setelah satu bulan terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar air dan protein dari kedua kelompok pakan uji, dimana kadar air dan protein pada kelompok diet silkrose-BM lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok komersial EP. Perbedaan yang signifikan juga ditemukan pada nilai pH daging ikan ekor kuning selama 0, 24, dan 48 jam penyimpanan pada suhu 4℃. Namun, hasil dengan perbedaan yang signifikan terhadap kedua parameter ini tidak ditemukan setelah enam bulan pemeliharaan. Degradasi warna merah pada daging ikan dari kelompok komersial EP terjadi lebih cepat dibandingkan dengan kelompok silkrose-BM. Pemberian pakan silkrose-BM juga meningkatkan kandungan kolagen dan densitas dalam daging ikan. Analisis qRT-PCR menunjukkan bahwa gen yang terkait dengan degradasi lipid dan protein mengalami penurunan regulasi yang signifikan pada daging ikan yang diberi pakan silkrose-BM, sedangkan pada kelompok komersial EP penurunan regulasi ekspresi gen tidak sedrastis kelompok diet. Kesimpulan. Polisakarida fungsional dari pupa ulat sutera meningkatkan kualitas daging ikan ekor kuning dengan meningkatkan kandungan protein, memperlambat laju kenaikan pH, meningkatkan kandungan kolagen total, struktur histologis otot ikan, meminimalkan denaturasi protein dan menghambat oksidasi lipid serta mempertahankan pigmen selama penyimpanan daging ikan.

Keyword : Histologi, kolagen, kualitas daging ikan, pigmen, polisakarida, pupa, serangga

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Histology, collagen, fish meat quality, insects, pigment, polysaccharide, pupae.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 17 Oct 2025 01:25
Last Modified: 17 Oct 2025 01:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49967

Actions (login required)

View Item
View Item