BURHAN, FADHILLAH WARDHANI (2025) AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK TERIPANG EMAS (Stichopus hermanii) KOMBINASI KALSIUM HIDROKSIDA TERHADAP SEL FIBROBLAS BHK-21. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
J025212005-NW3Dcb2nAv8aRgkt-20250122091850.jpg
Download (357kB) | Preview
J025212005-1-2.pdf
Download (1MB)
J025212005-dp.pdf
Download (410kB)
J025212005-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Pendahuluan. Pulp capping adalah terapi pulpa vital yang bertujuan melindungi dan mempertahankan vitalitas jaringan pulpa gigi. Bahan perawatan pulp capping harus memenuhi sifat biokompatibel, dapat melindungi vitalitas pulpa, bersifat bakterisidal ataupun bakteriostatik. Kalsium hidroksida (Ca(OH)2) masih merupakan bahan pulp capping gold standart namun mempunyai kekurangan. Kondisi ini mendasari diperlukan bahan tambahan dari alam yang mampu mengimbangi kekurangan kalsium hidroksida sebagai bahan pulp capping. Bahan alami yang berpotensi dikombinasikan dengan Ca(OH)2 adalah ekstrak teripang emas (ETE) yang bersifat antibakteri, mengurangi tunnel defects, imunomodulator dan antiinflamasi. Hasil uji toksisitas dengan metode MTT (methylthiazol tetrazolium) assay dilihat berdasarkan pengamatan visual terhadap perbedaan warna pada setiap konsentrasi dan nilai optical density (OD) pada setiap konsentrasi sel fibroblas. Tujuan. Mengevaluasi sitotoksisitas kombinasi ekstrak teripang emas (Stichopus hermanii) dengan kalsium hidroksida terhadap persentase viabilitas sel fibroblas BHK-21 secara in vitro. Metode. Penelitian ini bersifat true experimental with posttest-only control group design menggunakan 30 sampel yang dibagi menjadi 6 kelompok terdiri dari 4 kelompok perlakuan, kontrol sel, dan kontrol media. Kelompok perlakuan diberikan kombinasi ETE 0.2%+Ca(OH)2, ETE 0.4%+Ca(OH)2, ETE 0.8%+Ca(OH)2 dan kalsium hidroksida. Data dianalisis statistik menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Post-hoc Mann Whitney. Hasil. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak teripang emas kombinasi kalsium hidroksida maka semakin banyak senyawa asam hialuronat, flavonoid dan saponin dan semakin tinggi aktivitas antibakteri, antioksidan dan regenerasi jaringan keras. Hasil perhitungan persentase nilai viabilitas sel fibroblas BHK-21 pada kelompok perlakuan ETE 0.2%+Ca(OH)2 adalah ≤ 30%, ETE 0.4%+Ca(OH)2 dan kelompok kalsium hidroksida adalah ≤ 60% - 90%, dan ETE 0.8%+Ca(OH)2 adalah ≥ 90%. Simpulan. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa kombinasi ETE 0.8%+Ca(OH)2 tidak bersifat toksik terhadap sel fibroblas BHK-21.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Ilmu Konservasi Gigi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 05:37 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 05:37 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49940 |
