PENGARUH EKSTRAK CANGKANG KERANG HIJAU (Perna viridis) TERHADAP KEKERASAN MIKRO DAN RASIO KALSIUM FOSFAT PADA REMINERALISASI GIGI PERMANEN MUDA (Studi In Vitro)


HARTIKA, DEWI MEILYANA (2025) PENGARUH EKSTRAK CANGKANG KERANG HIJAU (Perna viridis) TERHADAP KEKERASAN MIKRO DAN RASIO KALSIUM FOSFAT PADA REMINERALISASI GIGI PERMANEN MUDA (Studi In Vitro). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of J065212005-EKiFax4cdgLRsywY-20250120143714.png]
Preview
Image
J065212005-EKiFax4cdgLRsywY-20250120143714.png

Download (195kB) | Preview
[thumbnail of J065212005-1-2.pdf] Text
J065212005-1-2.pdf

Download (608kB)
[thumbnail of J065212005-dp.pdf] Text
J065212005-dp.pdf

Download (194kB)
[thumbnail of J065212005-fulllll.pdf] Text
J065212005-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Hidroksiapatit merupakan salah satu agen remineralisasi pada gigi yang telah mengalami demineralisasi. Cangkang kerang hijau merupakan bahan alam yang mengandung kalsium karbonat yang dapat diolah menjadi hidroksiapatit sintetik sebagai alternatif bahan untuk remineralisasi gigi. Tujuan. Untuk menganalisis pengaruh ekstrak cangkang kerang hijau terhadap kekerasan mikro dan rasio kalsium fosfat pada remineralisasi gigi permanen. Metode. Penelitian ini menggunakan desain post test-only control group design dengan meneliti 24 sampel yang dibagi menjadi 6 kelompok. Kelompok I tidak diberi perlakuan, kelompok II demineralisasi dengan etsa, kelompok III diberikan etsa dan CPP-ACP, kelompok IV, V dan VI diberikan etsa dan ekstrak cangkang kerang hijau 10%, 20% dan 30%. Pemberian etsa hanya dilakukan pada hari pertama selama 30 detik dan pengaplikasian CPP-ACP dan ekstrak cangkang kerang hijau dilakukan selama 3 menit, 2 kali sehari selama 14 hari berturut-turut. Kekerasan mikro dan rasio kalsium fosfat diukur dengan alat Vickers dan SEM-EDS. Hasil. Terdapat peningkatan kekerasan mikro dan rasio kalsium fosfat pada kelompok ekstrak cangkang kerang hijau 10%, 20% dan 30% dibandingkan dengan kelompok demineralisasi dengan peningkatan yang paling tinggi pada kelompok ekstrak cangkang kerang hijau 20%. Peningkatan kekerasan mikro dan rasio kalsium fosfat yang signifikan ditemukan pada kelompok ekstrak cangkang kerang hijau 20% dibandingkan dengan kelompok CPP-ACP. Kesimpulan. Ekstrak cangkang kerang hijau memiliki potensi sebagai agen remineralisasi pada gigi permanen muda.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 15 Oct 2025 05:30
Last Modified: 15 Oct 2025 05:30
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49935

Actions (login required)

View Item
View Item