KAS, IRAMAYANTI (2024) Kombinasi Nanokalsium Ikan Teri Dan Nanokitosan Kulit Udang Terhadap Status Kesehatan Tulang Mandibula Pada Anak (Studi In Vivo pada Rattus Novergicus) = Combination Of Anchovy Nanocalcium And Shrimp Shell Nanocytosan On Mandibular Bone Health Status In Children (In Vivo Study in Rattus Novergicus). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
J065212004-vdD74V2HB3syloeZ-20250113160544.jpg
Download (143kB) | Preview
J065212004-1-2.pdf
Download (1MB)
J065212004-dp.pdf
Download (251kB)
J065212004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 December 2026.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Ikan teri adalah jenis ikan kecil tinggi protein dan sumber kalsium terbaik karena memiliki kandungan kalsium yang bersifat tidak mudah larut dan tahan dalam air. Kalsium dengan ukuran partikel nano memiliki bioavailabilitas yang lebih tinggi, sehingga lebih efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan tulang secara keseluruhan. Kulit udang berpotensi diolah menjadi kitosan karena kesediaan limbah udang cukup besar dan mudah diperoleh. Nanokitosan meningkatkan bioavailabilitas mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan fosfat, yang diperlukan untuk pembentukan dan pemeliharaan tulang. Tujuan. Untuk mengetahui efektifitas kombinasi ekstrak nanokalsium ikan teri dan ekstrak nanokitosan kulit udang terhadap status kesehatan tulang. Metode. Nanokalsium dibuat dari Ikan Teri dan nanokitosan dibuat dari limbah cangkang udang. Sampel dikelompokkan dalam 5 kelompok dan masing – masing kelompok terdiri dari 5 ekor sehingga total sampel berjumlah 25 ekor tikus wistar. Uji One-way Anova adalah uji yang digunakan untuk menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelima kelompok penelitian. Hasil. Penelitian ini memperlihatkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada kandungan osteosit, kandungan Lean Mass dan kandungan Fat Mass pada kelompok penelitian yang mengkombinasikan ekstrak nanokalsium ikan teri dan nanokitosan kulit udang terhadap kelompok kontrol negative, kelompok kontrol positif, kelompok perlakuan dengan ekstrak nanokalsium ikan teri dan kelompok perlakuan dengan ekstrak nanokitosan kulit udang. Kesimpulan. Ekstrak nanokalsium ikan teri memiliki bioavailabilitas yang lebih tinggi sehingga lebih efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan tulang secara keseluruhan. Ekstrak nanokitosan cangkang udang merupakan polimer alami yang memiliki sifat antimikroba, kemampuan mengikat lemak, dan berpotensi meningkatkan penyerapan mineral.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nanokitosan, Nanokalsium, Status kesehatan mandibula, Anak |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Biologi Oral |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 16 Oct 2025 05:57 |
| Last Modified: | 16 Oct 2025 05:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49930 |
