KOMBINASI NANOKALSIUM IKAN TERI DAN NANOKITOSAN KULIT UDANG TERHADAP KEPADATAN DAN PERTUMBUHAN TULANG MANDIBULA ANAK (Study In Vivo Pada Rattus Novergicus)


SITTI SUSILAWATI, SITTI SUSILAWATI (2025) KOMBINASI NANOKALSIUM IKAN TERI DAN NANOKITOSAN KULIT UDANG TERHADAP KEPADATAN DAN PERTUMBUHAN TULANG MANDIBULA ANAK (Study In Vivo Pada Rattus Novergicus). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of J065212001-fFRLrY2wiM1oSEKO-20250109124103.jpg]
Preview
Image
J065212001-fFRLrY2wiM1oSEKO-20250109124103.jpg

Download (115kB) | Preview
[thumbnail of J065212001-1-2.pdf] Text
J065212001-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of J065212001-dp.pdf] Text
J065212001-dp.pdf

Download (303kB)
[thumbnail of J065212001-fullll.pdf] Text
J065212001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Regenerasi tulang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Kalsium merupakan mineral yang penting dan dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan mineral lainnya. Kitosan dan kalsium merupakan biomaterial yang sangat menjanjikan untuk penggunaannya dalam bentuk nanopartikel. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi nanokalsium ikan teri (stolephorus sp.) dan nanokitosan kulit udang (litopenaeus vannamei) terhadap kepadatan tulang dan pertumbuhan tulang mandibula anak. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris. Sampel terdiri dari dua puluh lima ekor tikus putih (Rattus norvegicus) yang dikelompokkan menjadi lima kelompok yang masing-masing terdiri dari lima ekor. Kelompok tersebut adalah K1 dengan pemberian pakan standar, K2 dengan pemberian pakan standar dan susu HL, P1 dengan pemberian pakan standar dan nanokalsium ikan teri, P2 dengan pemberian pakan standar dan nanokitosan kulit udang, dan kelompok P3 dengan pemberian pakan standar dan kombinasi nanokalsium dan nanokitosan. Penelitian ini dilakukan selama 40 hari. Pemeriksaan kepadatan tulang dengan uji SEM untuk melihat mikrostruktur hidroksiapatit dan pengukuran pertumbuhan tulang mandibula dengan mengukur panjang lengkung dan berat tulang mandibula. Hasil: Pemberian kombinasi nanoklasium ikan teri dan nanokitosan kulit udang berpengaruh signifikan terhadap kepadatan tulang mandibula dengan nilai p = 0,008 (p<0,05), berpengaruh signifikan terhadap pertambahan panjang lengkung tulang mandibula tikus wistar dengan nilai p = 0,000 (p<0,05), dan berpengaruh signifikan terhadap penambahan berat tulang mandibula dengan nilai p = 0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian kombinasi nanokalsium ikan teri dan nanokitosan kulit udang meningkatkan kepadatan dan pertumbuhan tulang mandibula anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Prostodonsia
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 15 Oct 2025 05:29
Last Modified: 15 Oct 2025 05:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49925

Actions (login required)

View Item
View Item